Abu Hasan Dorong Pembangunan Bandara di Butur – Kendari Pos
Buton Utara

Abu Hasan Dorong Pembangunan Bandara di Butur

Abu Hasan

KENDARIPOS.CO.ID — Sukses meretas wilayah terisolir dengan membangun infrastruktur jalan, jembatan dan pelabuhan, Bupati Buton Utara, Abu Hasan menginisiasi membuka akses moda transportasi udara. Langkah itu ditempuh Abu Hasan setelah memastikan seluruh wilayah di Butur sudah terkoneksi dengan moda transportasi darat maupun laut.

Bupati Butur, Abu Hasan ingin pesawat mendarat di daerah berjuluk Lipu Tinadekono Sara itu dan melayani transportasi udara.
Pembangunan bandar udara (Bandara) di Kabupaten Buton Utara (Butur) mulai digagas Abu Hasan. Bagi Abu Hasan, pembangunan bandara di Butur memang menjadi kebutuhan sangat penting untuk menggaet investor. Pemkab Butur telah menyiapkan lahan. “Pembangunannya di area Desa Lantagi Kecamatan Kulisusu,” ujar Abu Hasan saat ditemui Kendari Pos usai membuka rapat kerja camat, lurah dan kepala desa di Aula Bappeda, akhir pekan lalu.

Ketua DPD PDI Perjuangan Sultra itu optimis, rencana pembangunan bandara akan mendapat dukungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub RI) dan semua stakeholder di Butur. Abu Hasan mengatakan, pembangunan bandara Butur sudah diawali dengan membangun komunikasi kepada Kementerian Perhubungan terkait mekanisme pembangunan sarana sisi darat dan udara untuk rencana mendaratkan pesawat.

“Setelah itu, desain pembangunan bandara akan dibuat. Kemudian, disampaikan ke DPRD Butur, terkait penganggaran pembangunan bandara dalam kerangka anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2021. Saya menargetkan ada anggaran pembangunan bandara Butur tahun depan,” ungkapnya.

Mantan Kepala Biro (Karo) Humas Pemprov Sultra itu berharap, Kemenhub RI mendukung penuh rencana pembangunan Bandara Butur. “Saya sudah bertemu dengan Sekretaris Jenderal (Sekjend) Kementerian Perhubungan. Sekjend siap memfasilitasi pertemuan dengan menteri perhubungan untuk membahas khusus rencana pembangunan Bandara Butur,” jelas Bupati Butur Abu Hasan.

Abu Hasan mengakui pada awal memimpin Butur tahun 2016, ia menilai pembangunan bandara belum prioritas. Alasannya, masih banyak program penting lainnya dibandingkan membangun moda transportasi udara tersebut. “Tahun pertama memimpin Butur, saya tidak ingin membangun bandara, sebab yang akan naik pesawat hanya bupati, wakil bupati dan pejabat lainnya. Nah, saat ini saya ingin mayoritas masyarakat Butur juga sudah bisa naik pesawat. Olehnya itu, empat tahun terakhir ekonomi kerakyatan digenjot,” jelasnya.

Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) Provinsi Sultra itu membantah jika dia mengadopsi program mantan Bupati Butur, Ridwan Zakariah yang bertekad membangun bandara di Butur. “Tidak mengikuti program bupati sebelumnya. Bandara dibangun saat ini karena memang telah menjadi kebutuhan,” tandasnya. (had/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy