49 TKA Cina dan 14 Warga Unaaha Sehat, Status ODP Dicabut – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

49 TKA Cina dan 14 Warga Unaaha Sehat, Status ODP Dicabut


KENDARIPOS.CO.ID — Dinas Kesehatan (Dinkes) Konawe telah memeriksa kesehatan 49 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Cina yang dikarantina di PT.Obsidian Stainless Stell (OSS), Senin (30/3). Pemeriksaan itu dilakukan dengan melibatkan pihak Rumah Sakit (RS) Konawe dengan menggunakan alat Rapid Test.

TKA asal Cina saat menjalani prosedur pemeriksaan kesehatan oleh tim Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Rumah Sakit (RS) Konawe. Setelah 14 hari menjalani masa karantina, mereka dinyatakan sehat dan status ODP-nya dicabut.

Tujuannya, untuk mengetahui perkembangan kondisi TKA yang ditetapkan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) oleh Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Penyebaran Covid 19 Konawe. Dari hasil pemeriksaan, 49 TKA itu dinyatakan sehat dan status ODP-nya dicabut. “Semua sehat. Tidak ada gejala Covid-19,” ujar Mawar Taligana, Kepala Dinas Kesehatan Konawe, Senin (30/3).

Mawar Taligana menambahkan, dari hasil pemeriksaan kesehatan, 49 TKA tidak ada yang memiliki gejala menyerupai virus korona semisal demam, batuk, pilek maupun sesak napas. Rata-rata suhu tubuhnya berada di kisaran 37 derajat celcius atau dalam artian suhu tubuhnya masih normal.

“Jadi mereka (49 TKA) tidak membawa virus korona. Sebab, setelah dikarantina selama 2 pekan dan dari laporan petugas kesehatan di PT.OSS, tidak ada gejala-gejala yang mengarah ke virus infeksi korona,” tutur Mawar Taligana.

Selain itu, status ODP 14 dari 16 warga Kecamatan Unaaha juga dicabut oleh Satgas Pencegahan Penyebaran Covid 19 Konawe. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim medis, 14 warga Unaaha itu dinyatakan sehat dan tidak terpapar korona. 14 warga itu yakni 8 warga Kelurahan Tumpas, dan 6 warga Kelurahan Ambekairi yang berprofesi sebagai pegawai di salah satu minimarket.

“2 dari 8 pegawai minimarket itu masih berstatus ODP. Enam lainnya sudah lepas pantau. Termasuk, 8 warga di kelurahan Tumpas itu juga sudah selesai masa pemantauannya,” beber dr Nilasari, juru bicara (jubir) Satgas Pencegahan Penyebaran Covid-19 Konawe dr Nilasari, Senin (30/3). (adi/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy