347 Siswa SMAN 6 Kendari Ikuti USP – Kendari Pos
Edukasi

347 Siswa SMAN 6 Kendari Ikuti USP

Siswa SMAN 6 yang melaksanakan Ujian Satuan Pendidikan, Selasa (10/3).

KENDARIPOS.CO.ID — Pelaksanaan Ujian Satuan Pendidikan (USP) tingkat SMA di Sulawesi Tenggara (Sultra) tengah berlangsung sejak Senin 9-16 Maret 2020. Ujian yang sebelumnya bernama Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) kini telah berubah menjadi USP, yang mana pembuatan soalnya murni diolah satun pendidikan dengan tetap mengacu pada rambu-rambu Kementrian pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud).

SMAN 6 Kendari salah satu sekolah yang turut menghelat USP dengan mengikutkan sebanyak 347 siswa yang terdiri dari kelas IPA, IPS dan Bahasa. “USP ini merupakan salah satu ujian yang wajib diikuti oleh siswa kelas XIII sebelum menamatkan pendidikanya dibangku SMA,” ungkap Kepala SMAN 6 Kendari, Idham pada Kendari Pos, Selasa (10/3).

Untuk mekanisme pelaksanaan USP di Sekolah penerima Adiwiyata nasional tersebut masih berbasis kertas dan pensil. Hal ini bukan tanpa alasan, pasalnya belum ada regulasi yang mewajibkan USP yang harus Berbasis Komputer (BK), tergantung dari kesiapan masing-masing satuan pendidikan. “Kalau untuk di Sultra sepertinya hampir rata-rata USP nya masih berbasis kertas. Mungkin ada beberapa sekolah yang berbasis android atau komputer tapi masih sedikit,” tuturnya.

Menanggapi perubahan nama dari sebelumnya USBN menjadi USP dirinya mengaku cukup senang dengan adanya pergantian nama dan tupoksi yang dilakukan oleh Mentri pendidikan Nadim Makarim. Pasalnya, untuk memberikan penilaian hasil belajar siswa sebenarnya memang harus dilakukan oleh satuan pendidikan atau sekolah, sebab yang mengetahui kemampuan masing-masing anak adalah sekolah. “Dulu itu pembuatan soal ujian setengah dibuat oleh pusat setengahnya lagi dibuat oleh sekolah. Dengan adanya perubahan nama dan tupoksi tersebut pengolahan soal 100 persen murni ditangani sekolah,” tuturnya.

Adapun untuk penilaian secara nasional guna mengetahui standar mutu pendidikan di seluruh Indonesia dilakukan pemerintah melalui Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), yang mana soal-soal tersebut secara murni dibuat langsung oleh pusat. “Namun UNBK ini tetap tidak menentukan kelulusan siswa. Namun, dengan adanya UNBK ini pemerintah dapat mengetahui standar mutu pendidikan di seluruh daerah guna sebagai corong pengambil kebijakan selanjutnya,” imbuhnya.

Untuk itu, pihaknya berharap dengan adanya USP yang saat ini berlangsung dapat berlangsung sukses dan aman. Seluruh siswa bisa mengikutinya hingga akhir pelaksanaanya. Pihaknya juga meminta dukungan dari seluruh orang tua siswa untuk turut mengambil peran dalam hal pembelajaran, kedisiplinan siswa dalam mengikuti USP maupun UNBK nanti. “Kita mengimbau seluruh orangtua bisa membimbing anak-anaknya dalam menghadapi ujian akhir ini. Khususnya, untuk dipantau kedisiplinan waktunya, jangan sampai ada yang datang sekolah yang tidak sesuai dengan jam yang telah ditetapkan,” pungkas Idham. (idh/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy