202.063 Warga Sultra Belum Melakukan Perekaman KTP-el – Kendari Pos
Metro Kendari

202.063 Warga Sultra Belum Melakukan Perekaman KTP-el

KENDARIPOS.CO.ID — Belum semua warga Sultra sadar pentingnya memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el). Sejak dilauncing tahun 2011 lalu, masih ada warga yang belum melakukan perekaman data. Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sultra, sebanyak 202.063 belum melakukan perekaman dari 1.797.212 wajib KTP. Tahun lalu, Disdukcapil hanya menambah cetak 192.062 keping KTP-el.

Kepala Disdukcapil Sultra H. Ismail Lawasa mengatakan secara presentase penduduk yang belum melakukan perekaman terus menyusut. Hingga akhir tahun lalu, tersisa 11,30 persen. “Jadi dari jumlah penduduk sekira 2.665.330 jiwa, sekira 1.797.212 wajib KTP. Namun baru sekitar 1.594.161 jiwa yang telah melakukan perekaman. Selebihnya, atau 202.063 warga belum melakukan perekaman sama sekali,” terangnya akhir pekan lalu.

Kepemilikan KTP-el memang masih menjadi “PR”. Salah satu penyebabnya keterbatasan blanko. Distribusi blanko dari Kemendagri selalu tidak mencukupi. Sebagai gantinya, Disdukcapil menerbitkan surat keterangan (Suket). Hanya saja, masa berlaku Suket terbatas.

Namun di awal tahun 2020, stok blanko di daerah masih mencukupi. Sejauh ini, pihak belum menerima laporan Kabupaten dan Kota yang kekurangan blanko.Bagi warga yang belum melakukan perekaman, bisa berkunjung ke kantor Disdukcapil setempat. Ia pun berharap kelangkaan blanko tidak lagi terjadi.

“Memang masih ada kendala dalam penyediaan blanko. Tapi untuk saat ini stok blanko masing-masing kabupaten dan kota masih tersedia. Namun di sisi lain kami tak bisa kita pungkiri masih ada beberapa yang sudah lakukan perekaman namun belum di cetak KTP-nya,” ujarnya. (c/rah)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy