Wawali Kendari Berinisial M, Oleh : La Ode Diada Nebansi – Kendari Pos
Kolom

Wawali Kendari Berinisial M, Oleh : La Ode Diada Nebansi

La Ode Diada Nebansi (Direktur Kendari Pos)

KENDARIPOS.CO.ID — Siapa yang akan lolos dalam pertaruhan Wakil Walikota Kendari? Siska atau Adi Jaya Putra? Dibalik, Adi atau Siska? Siapapun elit di Sulawesi Tenggara (Sultra) sudah kenal dengan dua nama ini, terlebih tokoh sentral di belakang mereka. Ada Imran di
belakang Siska. Ada Surunuddin di belakang Adi. Imran adalah mantan Bupati Konawe Selatan (Konsel) yang pada Pemilu baru lalu lolos ke Senayan. Sedangkan Surunuddin adalah Bupati Konsel yang sekarang kembali mencalonkan diri sebagai Bupati Konsel untuk periode kedua. Elit Sultra terutama para politisi, tahu betul bagaimana rivalitas Surunuddin-Imran di Pilkada Konsel. Dua kali berhadapan di Pilkada Konsel, kedua-duanya dimenangkan Imran. Seru, ketika itu. Namun, pasca periode kedua ke-Bupati-an Imran, Surunuddin mencalonkan diri dan ndilalah Imran memperkuat Surunuddin. Dan, terpilih.

Tak ada lagi rivalitas setelah kepemimpinan Imran di Konsel. Yang ada adalah, sinergi, saling memperkuat. Dan, tidak sedikit politisi menganggap bahwa lolosnya Imran ke Senayan “kemungkinan” besar akibat backup Surunuddin. Kata orang Sultra, koperkuat saya, saya perkuat kamu. Kodukung saya jadi Bupati, saya dukung kamu jadi anggota DPR-RI. Kira-kira begitu. Hubungan akur ini jangan dikira mudah tercapai. Susah. Menjadi mudah komunikasinya setelah gerbong besar mantan Wali Kota Kendari, Ir. Asrun MEng.Sc terbentuk. Saya sebut
gerbong besar Asrun memang tak berlebihan. Lihat saja elektabilitas Asrun dalam kontestasi Pilgub Sultra yang baru lalu.

Imran menjadi bagian dari kekuatan Asrun, demikian halnya dengan Surunuddin. Andai Asrun tak terkena “bencana” KPK ketika itu, bisa jadi prosentase perolehan suara Pilgub yang baru lalu, tak seperti itu adanya. Yah, sebutannya saya batasi sampai: prosentase perolehan suara. Nah, sekarang, Siska Imran dan Adi Surunuddin bertarung memperebutkan kursi Wakil Walikota Kendari. Dari sisi keduanya, baik Siska maupun Adi, boleh dikata adalah memperebutkan siapa yang tampil di garda depan sebagai simbol gerbong besar Asrun. Tapi ada yang samar-samar dalam rivalitas secondline ini. Yaitu, rekomendasi Asrun. Kepada siapa diarahkan. Kepada Siska, sang menantu atau kepada Adi sang sepupu sekali. Atau, ada yang tak patuh dalam komunikasi politiknya?

Yang terakhir ini, wallahu alam. Yang pasti bahwa, tampilnya Siska-Adi di pemilihan Wakil Wali Kota Kendari ini memberi arti sebagai babak selanjutnya rivalitas Surunuddin-Imran. Siapa yang akan keluar sebagai pemenang? Pemikiran standar, tentulah kemenangan akan dihitung dari komposisi partai pendukung. Siska didukung partai PAN dan tentu akan dibackup Imran, sang ayah, yang tak lain juga adalah Ketua Gerindra Sultra. Artinya, dengan modal PAN dan Gerindra, menjadikan Siska tampil sebagai kandidat Wawali yang harus diperhitungkan. Dan, kekuatan ini bisa jadi akan menjadi barometer partai lain untuk bergabung.

Ssstt. Tapi jangan salah, Adi pun begitu. Benar, Adi tak terkait langsung dengan kendali partai. Tapi, dengan dukungan PKS dan Golkar,
tentulah lebih meyakinkan partai lain untuk ikut bergabung pula. Lha, kalau gitu siapa yang akan terpilih? Sesuai isyarat langitan, terkatung-katungnya pemilihan Wakil Wali Kota Kendari, terkatung-katungnya pengajuan nama calon Wakil Wali Kota, molornya pemilihan, bukankah ini isyarat bahwa keinginan si pemberi rekomendasi formal dalam hal ini Wali Kota Kendari, masih disconnect? Apakah Siska dan Adi adalah sosok yang connecting? Ya, bisa. Tapi, yang namanya pemilihan, DPRD Kota Kendari yang bertugas sebagai eksekutor, tentulah tak menginginkan pemerintahan yang disharmoni. Soal figur yang tepat, mereka sudah tahu. Siapa sosok yang bisa tampil harmonis bersama Wali Kota Kendari saat ini?

Paranormal dari Tobuuha menyebut inisial “M”. Tanpa tedeng aling-aling, paranormalnya saya marahi oleh karena inisial yang ia sebutkan tak berhubungan sebab akibat dengan Siska maupun Adi. Dalam hatiku: biar paranormal saya marahi. Sukamu. Ndaurus. Tapi kalimat terakhirnya begini: nanti saya jelaskan, apa itu “M”. (nebansi@yahoo.com)

2 Comments

2 Comments

  1. Harry Humas Konut...

    18 Feb 20 10:42 at 10:42

    Gaya menulisnya saya suka, semangat terus bang Onggi, sampai ketemu lagi di study tour… 😁😁

  2. Dafi' Nurhakim

    18 Feb 20 14:30 at 14:30

    Money….hahaha

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy