Sukses Gali Potensi Penerimaan Daerah, PAD Kolaka Capai Rp 111,6 Miliar – Kendari Pos
Kolaka

Sukses Gali Potensi Penerimaan Daerah, PAD Kolaka Capai Rp 111,6 Miliar

Plt Kepala Bapenda Kolaka
Hj Andi Tenri Gau

KENDARIPOS.CO.ID — Strategi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka mendongkrak penerimaan daerah membuahkan hasil. Tahun 2019 lalu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kolaka naik lebih dari Rp 10 miliar dibanding tahun sebelumnya. Upaya ini tak lepas dari peran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kolaka yang mampu menggali potensi PAD.

“Tahun 2018 itu realisasi PAD mencapai Rp 101,14 miliar. Sedangkan di tahun 2019 meningkatkan menjadi Rp 111,6 miliar,” ungkap Plt Kepala Bapenda Kolaka, Hj Andi Tenri Gau.

Tenri menuturkan, sumber PAD yang paling banyak memberikan kontribusi atas pencapaian tersebut yaitu bersumber dari pajak daerah. Ia mengatakan, pihaknya akan terus melakukan optimalisasi pendapatan agar PAD tahun 2020 juga lebih baik lagi dari tahun sebelumnya.

“Optimalisasi pendapatan akan kami lakukan melalui intensifikasi dan ekstensifikasi PAD. Intensifikasi PAD yaitu memaksimalkan sumber penerimaan yang sudah ada. Sedangkan ekstensifikasi PAD yaitu kami akan mencari sumber penerimaan yang baru seperti pajak sarang burung walet,” tutur Tenri. (c/fad/adv)

Dongkrak Retribusi Pajak, Pasang 196 Tapping Box

Plt Kepala Bapenda Kolaka, Hj Andi Tenri Gau (kiri) bersama pemilik usaha rumah makan yang ada di By Pass ecamatan Wundulako.

Program pemasangan alat perekam pajak online (tapping box) yang dicanangkan oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) langsung direspon oleh Pemda Kolaka. Melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) setempat, sejumlah tempat usaha yang ada di wilayah otorita Ahmad Safei dipasangi tapping box. Alhasil, hasil pajak daerah di Bumi Mekongga meningkat drastis. Bahkan di tahun 2019 melebihi target.

“Alat ini dilauncing pada Oktober 2019. Sebelum pemasangan tapping box. Alhamdulillah alat ini berdampak positif terhadap hasil pajak daerah. Dimana dari Rp 29,8 miliar hasil pajak daerah yang kami targetkan pada tahun 2019, realisasi kami dapatkan mencapai Rp 37,4 miliar atau sebesar 125,27 persen. Berarti ada kelebihan sekitar Rp 7,5 miliar dari target,” ungkap Ke Plt Kepala Bapenda Kolaka, Hj Andi Tenri Gau.

Wanita yang kini juga menjabat sebagai Kepala BKPSDM Kolaka ini mengatakan, hingga saat ini pihaknya telah memasang 196 tapping box. Alat sebanyak itu di pasang di sejumlah tempat usaha seperti hotel, rumah makan, dan tempat hiburan. “Jadi dengan adanya alat ini maka kami bisa langsung mengetahui besaran pajak yang harus dibayarkan tempat usaha tersebut. Dimana setiap item dikenakan pajak sebesar 10 persen dan itu ditanggung konsumen,” jelasnya.

Meskipun tapping box tersebut tidak dapat dimanipulasi oleh pemilik usaha, Tenri tetap meminta konsumen atau masyarakat untuk membantu pihaknya mengawasi tempat usaha yang dipasangi alat perekam pajak online tersebut. Jika pemilik usaha tersebut terbukti curang, maka pihaknya tidak akan segan-segan untuk memberikan sanksi tegas.

“Sanksinya yaitu bisa sampai pada pencabutan izin usaha. Jika izinnya sudah dicabut maka ia tidak dapat mendirikan lagi usaha dimana pun. Olehnya itu, kami berharap dengan adanya alat tersebut maka pemilik usaha dapat taat untuk melaksanakan kewajibannya yaitu bayar pajak,” imbuhnya. (c/fad/adv)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy