Soal Ganti Rugi Lahan, Pemprov akan Ukur Ulang Lapangan Golf Sanggoleo – Kendari Pos
Metro Kendari

Soal Ganti Rugi Lahan, Pemprov akan Ukur Ulang Lapangan Golf Sanggoleo

KENDARIPOS.CO.ID — Sengketa lahan antara Pemprov Sultra dan keluarga Sangga Kalenggo (alm) telah berakhir. Putusan Mahkamah Agung (MA) tidak berpihak ke Pemprov Sultra. Dalam amar putusan, majelis hakim menghukum dan memerintahkan Pemprov Sultra sebagai pihak tergugat untuk membayar ganti rugi kepada para penggugat atau ahli waris Alm. Sanggo Kalenggo) sebesar Rp 4,2 miliar.

Namun sayangnya belum juga dibayarkan. Kepala Biro (Karo) Administrasi Pemerintahan Setprov Sultra, La Ode Ali Akbar mengakui hal itu. Hanya saja, bukan berarti Pemda tidak berniat membayar. Pasalnya, pemerintah masih akan melakukan pengukuran ulang terhadap batas tanah yang disengketakan antara Pemprov Sultra dan keluarga Sangga Kalenggo.

“Karena kami menginginkan, agar titik-titik koordinat yang dimenangkan itu kami ukur kembali. Kemudian batasnya di mana, di mana lokasi tanahnya, walaupun ada di lapangan golf. Kami khawatir, setelah melakukan pembayaran ada lagi yang komplain bahwa itu tanahnya,” ujarnya. Ali Akbar mengungkapkan, ganti rugi lahan seluas 105.000 meter kuadrat atau 10,5 hektar (ha) yakni sekitar Rp 4 miliar. Akan tetapi, pihaknya baru akan membayarkan ganti rugi lahan itu bila proses pengukuran ulang lahan sudah dilakukan. Sebab, pihaknya tidak ingin kembali kecolongan terkait dengan masalah ganti rugi lahan.

Ali Akbar

“Kita belajar dari pengalaman-pengalaman yang terjadi seperti di lahan P2ID kemarin, artinya ketika lakukan pembayaran penuh. Ternyata dibelakang hari ada lagi orang lain yang mengaku bahwa itu tanahnya juga, untuk menghindari itu dilapangan golf kita lakukan pengukuran kembali,” ucapnya. Proses pengukuran lahan itu pun, lanjutnya, kini tinggal menunggu kesiapan dari pihak Sangga Kalenggo selaku pemilik lahan yang dimenangkan oleh MA. Pemprov Sultra pun, akan melibatkan pihak terkait seperti Lurah, Camat, Badan Pertanahan, untuk menyaksikan proses pengukuran ulang tersebut.

“Biar mereka saksikan, bahwa tanah yang dimenangkan putusan MA itu tanah mereka. Saya tinggal tunggu waktunya mereka, kapan mereka siap supaya saya berkoordinir dengan pihak terkait,” tutupnya. Untuk diketahui, Pemprov Sultra mulai menguasai bidang tanah masyarakat atas nama (alm) Sangga Kalenggo seluas 10,5 ha sejak 1981.

Para ahli waris lalu melakukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Kendari pada 2009 hingga kasasi di Mahkamah Agung (MA) RI. Sebelumnya, Pengadilan Negeri Kendari No: 20/Pdt.G/2009/PN.KDI tertanggal 2 April 2010 telah memenangkan Sangga Kalenggo. Yang kemudian dikuatkan dengan Putusan Kasasi Mahkamah Agung (MA) RI No: 617 K/Pdt/2011, tanggal 20 Maret 2012 dan Putusan Peninjauan Kembali Perdata oleh Mahkamah Agung RI No: 196 PK/Pdt/2015, tanggal 27 Juli 2015. (b/rah)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy