Sekda Ingatkan Pengusaha Utamakan K3 – Kendari Pos
Metro Kendari

Sekda Ingatkan Pengusaha Utamakan K3

Pj Sekprov Sultra, La Ode Ahmad Pidana Balombo memimpin upacara peringatan Hari K3 Nasional di pelataran Kantor Disnakertrans, Selasa (11/2).

KENDARIPOS.CO.ID — Tingkat kecelakaan kerja di Sultra tahun 2019 menurun. Penurunan ini tak lepas dari upaya yang dibangun Pemprov dan perusahaan. Tidak hanya memastikan hak-hak dan kenyamanan pekerja, pemerintah melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sultra terus mendorong perusahaan atau pengusaha menyiapkan fasilitas pengamanan. Tahun 2020, pemerintah tetap intens turun melakukan pengawasan dan sosialisasi tentang Keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Pj Sekprov Sultra, La Ode Ahmad Pidana Balombo mengingatkan pentingnya penerapan K3. Perusahaan harus mampu menjamin dan menjaga keamanan pekerja. Pasalnya, itu sudah menjadi kewajiban. Selama tahun 2019, upaya itu mulai terlihat. Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan, kasus kecelakaan kerja secara nasional turun 26,4 persen. Sepanjang Januari hingga September 2019 terdapat 130.923 kasus. Dibandingkan periode tahun 2018 angkanya mencapai 157.313 kasus.

“Jadi karir bisa di kejar, uang bisa dicari tetapi kesehatan, keselamatan itu yang penting. Sehingga K3 itu harus familiar dengan para pekerja, termasuk pengusaha. Ini yang perlu jadi perhatian. Apapun profesi kita, K3 harus tetap jadi prioritas, sehingga lebih safety,” kata Jenderal ASN ini usai memimpin upacara peringatan Hari K3 Nasional di pelataran Kantor Disnakertrans, Selasa (11/2).

Kepala Disnakertrans Sultra, Saemu Alwi mengatakan tingkat kecelakaan kerja di Sultra, dari tahun ke tahun menunjukkan angka penurunan. Ini semua tidak lepas dari upaya-upaya yang dilakukan selama ini. Seperti sosialisasi kepada perusahaan-perusahaan dalam setia iven.

“Secara persentase kami tidak hafal persis tapi dari laporan yang masuk memang menurun. Kita selalu menghimbau agar antara perusahaan dan pekerja itu membangun komitmen sinergi dan kerjasama yang baik. Sehingga hal-hal yang dapat mengganggu dari proses kerja di tempat usaha itu bisa dihindari semaksimal mungkin. Bahkan perusahaan harus menyiapkan fasilitas untuk pengamanan para pekerja,” ungkapnya.

HSE Section Head DSSP Power, Arsyan Abrar Ramadhian mengatakan terus berupaya memenuhi indikator dalam menjamin keselamatan dan kesehatan kerja. “Di sisi lain, pemerintah sudah memberikan pembinaan yang cukup baik. Saya harap di 2020 program-program pembinaan lebih ditingkatkan mungkin bisa diberikan suatu pelatihan terhadap pelaku dunia usaha dalam rangka meningkatkan kualitas K3 di masing-masing perusahaan,” tutupnya. (b/rah)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy