Protokoler DPRD Baubau Usir Wartawan Saat Liputan, Sekwan : Saya akan Panggil Mereka – Kendari Pos
Bau-bau

Protokoler DPRD Baubau Usir Wartawan Saat Liputan, Sekwan : Saya akan Panggil Mereka

KENDARIPOS.CO.ID –Dua petugas protokoler DPRD Kota Baubau, Ala Afiudin dan Salim mengusir wartawan yang melakukan peliputan di Kantor DPRD Kota Baubau, Selasa (25/2/2020). Peristiwa itu terjadi saat jurnalis Kendari Pos yang bertugas di Kota Baubau, Akhirman, hendak meliput kegiatan Rapat Kerja Pansus bersama Pemkot Baubau, membahas tentang pandangan akhir fraksi DPRD atas Raperda Penyelenggaraan Trasportasi Jamaah Haji dan Raperda Penambahan Peryataan Modal Pemda kepada PDAM.

Awalnya, Akhirman tiba di Kantor DPRD sekira pukul 11:00 Wita. Ia lalu meminta izin untuk masuk meliput kepada piket yang berjaga. Petugas jaga saat itu mempersilahkan. Saat itu ada salah seorang staf masuk ke dalam ruangan rapat, maka wartawan Kendari Pos juga ikut masuk dan duduk di kursi. Namun belum satu menit berada dalam ruang rapat, petugas plotokoler DPRD bernama, Ala Afiudin menanyakan identitas dan tujuan kehadiran wartawan Kendari Pos tersebut.

“Saat itu saya jawab. Saya wartawan pak mau liputan. Tetapi saya malah diusir keluar. Padahal saya memakai ID Card dan rapi. Saya tanya kenapa disuruh keluar, dia bilang tidak bisa diliput,” terang Akhirman, kepada kendaripos.co.id.

Suasana rapat di DPRD Baubau yang berlangsung terbuka. Anehnya protokoler mengusir wartawan.

Dari situ, terjadi perdebatan dan Ala Afiudin memanggil rekannya yang juga staf DPRD Baubau bernama, Salim. Mereka berdua kompak mengusir wartawan untuk keluar karena rapat digelar tertutup. “Karena saya tidak mau berdebat pajang dengan mereka, dan menghargai proses rapat, maka saya terpaksa keluar,” pungkasnya.

Atas kejadian tersebut, Anggota DPRD Kota Baubau, Acep Sulfan menyayangkan perbuatan kedua staf tersebut. Menurutnya, hal semacam itu tidak perlu dilakukan, karena wartawan berhak mencari informasi dan memberitakan kegiatan DPRD. Ditambah lagi, DPRD sebagai wakil rakyat yang kegiatanya butuh dipublis untuk diketahui masyarakat.

“Ini tidak boleh terulang. Persoalan pelayanan ini akan saya bawa dan bahas dirapat internal DPRD besok,” tutup Ketua Fraksi Gerindra Sejahtera itu.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Kota Baubau, Yaya Wirayahman menuturkan agenda rapat tersebut bersifat terbuka. Artinya media tidak dilarang untuk masuk ke dalam ruang rapat dan melakukan tugas peliputan. “Tidak tertutup. Hanya karena ruangan ber AC makanya pintu kita tutup. Kemudian kalau rapat tertutup itu digelar di ruangan pimpinan,” terangnya.

“Tapi saya minta tidak usah dipersoalkan lagi ya. Saya akan panggil dan tegur mereka,” tutup mantan Kabag Umum DPRD Baubau itu. (KP)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy