Prioritaskan Zonasi, SDN 30 Batasi Siswa Baru – Kendari Pos
Edukasi

Prioritaskan Zonasi, SDN 30 Batasi Siswa Baru

Sejumlah siswa SDN 30 Kendari sedang bermain di lapangan sekolah

KENDARIPOS.CO.ID — Berada di pusat kota dengan lokasi yang strategis, membuat SDN 30 Kendari sangat ramai pendaftar setiap tahunnya. Namun karena luas lahan hanya sekira 30 kali 60 meter, tentu tak dapat menampung banyak siswa. Alasan itulah yang mendorong pihak sekolah membatasi jumlah pendaftar setiap tahunnya, sejak tiga tahun terakhir jumlah kuota siswa selalu dikurangi, dan tahun ini hanya 120 calon siswa yang bakal diterima.

Kepala SDN 30 Kendari, Dra. Hj. Lisnawati, S.Pd., mengatakan, rasio perbandingan jumlah siswa dan luas lahan sangat tidak seimbang. Mereka tak bisa lagi membangung lebih luas, karena diselimuti ruka dan pagar rumah warga di setiap sisinyaa. Alhasil hanya mampu membangun ke atas, atau ditingkatkan jumlah lantainya. Namun rencana tersebut selalu terbentur aturan.

“Sejak 2017 kita terus kurangi jumlah siswa yang diterima. Tahun 2017 ada 845 siswa, 2018 siswa 830, tahun 2019 itu 779. Jadi kota kurangi terus siswanya. Nah, tahun ini akan lulus 130 siswa, kita hanya terima 120 siswa. Seharusnya, SD maksimal 28 kelas dan 24 rombel. Kalau dari sisi rombel sudah memenuhi syarat, tapi jumlahnya jadi masalah, karena rasio normalnya itu satu rombel 28 siswa, tapi kita sudah sampai 30-an siswa,” jelasnya.

Ia mengaku dilema, sebab sangat banyak siswa yang mendaftar, namun lahan sangat sempit. “Waktu itu mau dibantu oleh pemerintah kota (Pemkot), tapi setelah diukur rupanya terkena garis sempadan jalan. Jadi kita harus membangun ke atas, tapi terbentur di data pokok sekolah (Dapodik). Syaratnya supaya bisa diperbaiki, harus status rusak, tapi sekolah ini kondisi baik, hanya saja sempit, dan harus tambah lantai,” terangnya.

Oleh karena itu, ia mengaku bersyukur dengan adanya zonasi, sehingga jumlah siswa yang mendaftar bisa selalu dikurangi, agar rasio jumlah siswa dan luas lahan bisa normal. “Kita akan terus mengurangi kuota siswa hingga rasionya itu normal, yakni satu siswa dihitung dua kali satu meter. Kecuali, jika ada bantuan untuk membangun ke atas,” tandasnya. (hel/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy