PP Belum Terbit, Kemhan Tak Bisa Menjalankan Komcad – Kendari Pos
Nasional

PP Belum Terbit, Kemhan Tak Bisa Menjalankan Komcad

KENDARIPOS.CO.ID — Kementerian Pertahanan (Kemenhan) bakal membuka pendaftaran program latihan Komponen Cadangan (Komcad) untuk masyarakat. Dirjen Potensi Pertahanan (Pothan) Kemhan Bondan Tiara Sofyan mengatakan pelatihan Komcad ini digelar sesuai dengan amanat yang dicantumkan melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional (PSDN).

“Bahwa dalam sistem pertahanan negara itu akan ada komponen cadangan. Jadi komponen cadangan ini untuk pertama kalinya diatur secara legal memiliki dasar hukum kuat dan akan dioperasionalkan,” kata Bondan usai diskusi bersama media di kantornya, Kamis (20/2).

Dia mengatakan PP yang merupakan turunan dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang PSDN tersebut kini masih berada dalam proses pembahasan akhir di Sekretariat Negara.
Ia berharap sosialisasi tersebut dapat dimulai pada Maret 2020 dan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) dimulai setelah Idulfitri 2020.

Prabowo Subianto melakukan pemeriksaan pasukan

Bondan menegaskan bahwa Komcad bukan program wajib militer. Komcad merupakan komponen pertahanan dalam sistem pertahanan rakyat semesta yang dianut Republik Indonesia yang berfungsi untuk memperkuat komponen utama pertahanan yakni Tentara Nasional Indonesia (TNI). Ia menjelaskan, proses rekrutmen Komcad dibuka secara sukarela dan memiliki syarat-syarat tertentu untuk dipenuhi oleh peserta program tersebut. “Komcad itu bukan wajib militer. Komcad untuk memperkuat komponen utama yakni TNI. Pendaftaran Komcad dibuka scara sukarela untuk usia 18-35 tahun,” katanya.

Bondan mengatakan, masyarakat yang mengikuti Komcad tidak diperbolehkan dikeluarkan dari pekerjaan asalnya ketika menjalani latihan dasar militer (latsarmil) selama tiga bulan. Masyarakat yang akan mendaftar dalam program Komcad, kata Bondan, nantinya tetap akan dilakukan proses seleksi. Jika memenuhi beberapa syarat yang telah ditetapkan oleh Kemhan maka pendaftar berhak mengikuti pelatihan militer. “Setelah itu kemudian baru diangkat Komcad. Setelah itu kembali ke profesi semula,” katanya.

Dia berharap akan banyak masyarakat khususnya kalangan muda yang bisa mengikuti program pelatihan ini. “Yah nanti seperti itu, kita masuk ke anak-anak milenial kan lewatnya semua medsos yah, nanti kita ada kampanye di medsos, Indonesia memanggil untuk komponen cadangan kira-kira begitu,” tuturnya.

Para Komcad ini bisa digunakan dalam bentuk mobilisasi pasukan melalui arahan presiden. “Bela negara dalam keadaan bahaya atau darurat dan itu harus dinyatakan oleh presiden dan harus disetujui oleh DPR. Jadi penggunaannya seperti itu,” ujar Bondan.

Kemhan memiliki kendala tatkala hendak menjalankan program Komcad. Hingga kini belum terdapat Peraturan Pemerintah (PP) yang memungkinkan Kemhan menjalankan Komcad. “PP masih dalam proses, sudah selesai harmonisasi. Sekarang masih dalam proses pembahasan akhir di Setneg (Sekretaris Negara),” ujar Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kemhan Bondan Tiara Sofyan di kantor Kemhan, Jakarta Pusat, Kamis (20/2).

Namun, Bondan tidak tahu soal kemungkinan waktu terbitnya PP terkait Komcad. Dia hanya menjelaskan bahwa Kemhan sudah mengajukan usulan penerbitan PP terkait Komcad. “Kami hanya berharap lebih cepat lebih baik (PP terkait Komcad bisa terbit),” ucap Bondan.

Jika PP terbit, Komcad otomatis bakal berjalan. Nantinya, Komcad berisi warga sipil usia 18-35 tahun. Para warga sipil ini nanti mendapatkan latihan dasar militer selama tiga bulan. Setelah menyelesaikan Komcad, mereka dapat melanjutkan aktivitas sesuai profesi semula.

Lebih lanjut, Tiara menegaskan, Komcad bukanlah wajib militer. Sebab, ketika seorang warga sipil ingin mengikuti Komcad, yang bersangkutan mendaftar secara sukarela. “Komponen cadangan itu bukan wajib militer, komponen cadangan adalah untuk memperkuat komponen utama TNI, dia bukan wajib militer. Pendaftaran komponen cadangan dibuka secara sukarela,” ucap dia. (mg10/jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy