Peserta CPNS Wakatobi Diminta Fokus Saat Tes – Kendari Pos
Wakatobi

Peserta CPNS Wakatobi Diminta Fokus Saat Tes

Bupati Wakatobi, H. Arhawi (berkacamata) didampingi Kepala BKPSDM Wakatobi, Sahibuddin memantau monitor yang memperlihatkan hasil tes CPNS, kemarin.

KENDARIPOS.CO.ID — Pelaksanaan seleksi tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kabupaten Wakatobi mulai dihelat Selasa (11/2) ini. Sesi pertama dengan jumlah peserta sebanyak 100 orang berjalan lancar. Sehari panitia mengagendakan tes sebanyak lima sesi. Pada sesi kedua, Bupati Wakatobi, H. Arhawi menyempatkan diri memantau proses tes CPNS tersebut. Ia sengaja datang sendiri tanpa didampingi jajarannya agar tidak mengganggu proses seleksi yang tengah berlangsung. Dalam kesempatan tersebut, Wakatobi-1 ini mengapresiasi seluruh panitia yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan seleksi CPNS hingga hari pelaksanaan.

Tak ingin mengganggu proses tes, Arhawi hanya memantau beberapa menit saja. Usai peninjauan, Arhawi menyampaikan wejangan pada seluruh peserta agar tetap fokus dan menjaga kesehatan. “Serta mempersiapkan diri dengan matang. Karena tidak ada yang bisa membantu kecuali diri sendiri. Saya juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Badan Kepegawaian dan Penegbangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Wakatobi yang telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik,” ujarnya, Selasa (11/2)

Tak hanya itu, ia juga menekankan kepada seluruh peserta yang melakukan tes di Wakatobi agar tidak mempercayai calo. Apalagi ada iming-iming untuk diluluskan dengan membayar sejumlah uang. “Pemkab Wakatobi sama sekali tidak bertanggung jawab dengan adanya calo. Karena kami tidak ada yang menjadi calo apalagi memberi harapan kepada peserta tes CPNS. Kalau ada iming-iming maka diharapkan segera dilaporkan ke pihak berwajib. Dan saya harap agar peserta tidak mudah percaya,” ulang Arhawi, mengingatkan.

Sementara itu Kepala BKPSDM Wakatobi, Sahibuddin, menuturkan, proses tes yang dimulai pukul 08.00 berjalan lancar dan tak ada kendala berarti. Seluruh nilai peserta dipastikan langsung terpampang di monitor yang telah disiapkan pihak panitia. Tak hanya itu, untuk memberi kesan nyaman, seluruh panitia diharuskan mengenakan pakaian khas Wakatobi.

“Peserta juga tidak diperbolehkan mengenakan perhiasan sehingga harus dibuka sebelum masuk ruang ujian. Selain panitia ada juga tenaga medis dan pihak kepolisian yang berjaga di lokasi tes. Dari sesi pertama dari 100 peserta sekitar 10 orang yang lolos passing grade. Hari ini sampai lima sesi. Tes berlangsung hingga hari Minggu jadwalnya sama, kecuali hari Jumat hanya empat sesi. Kita berharap tes berjalan lancar dan aman hingga usai,” harapnya. (b/thy)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy