Perpustakaan Modern di Kendari Dirancang Seperti Konsep Harvard Library Amerika – Kendari Pos
Nasional

Perpustakaan Modern di Kendari Dirancang Seperti Konsep Harvard Library Amerika

KENDARIPOS.CO.ID — Gubernur Sultra Ali Mazi bertekad membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) Sultra. Mimpi itu akan teralisasi lewat salah satu program prioritas Gerakan Akselarasi Pembangunan Daratan Lautan (Garbarata), yakni pembangunan Perpustakaan Modern. Selain menggontorkan duit miliaran rupiah untuk bantuan pendidikan siswa hingga mahasiswa, Ali Mazi juga membangun perpustakaan bertaraf internasional yang dirancang enam lantai. Megaproyek yang menggunakan duit Rp 70 miliar itu dibangun diatas lahan Kantor Taman Budaya. Pengerjaan tahap pertama dengan gedung empat lantai telah tuntas dibangun. Kini segera lelang pengerjaan tahap dua. Duet Ali Mazi-Lukman Abunawas itu menginginkan sebuah perpustakaan bertaraf internasional. Tak heran, Ali Mazi akan melakukan study banding ke luar negeri. Ia memilih untuk berkunjung ke Amerika untuk melihat Harvard Library. Suami Agista Ariyani itu ingin mengadaptasi sistem pelayanan, desain dan fasilitas pada perpustakaan milik salah satu perguruan tinggi terbaik di dunia.

Kata Ali Mazi, nantinya semua literatur dan fasilitas di dalamnya akan bertaraf internasional. Menurutnya, minat baca masyarakat dipengaruhi ketersediaan bahan baca dan fasilitas yang memadai. Terlebih di zaman serba digilatal saat ini. Itulah yang mengilhami dirinya menggagas pembangunan perpustakaan.

“Bagaimana orang mau baca kalau gedungnya panas, pengap, buku-bukunya sudah dimakan rayap. Zaman sudah beda, kita harus menyesuaikan supaya kualitas anak-anak kita meningkat, “katanya. Diakuinya perpustakaan itu akan menelan anggaran yang cukup besar. Namun, bagi dia pemanfaatan APBD memang harus pro rakyat agar manfaatnya bisa terus diwariskan ke anak cucu. “Perpustakaan ini mungkin dibangun selama 2 atau 3 tahun. Saya selesai menjabat 4 tahun ke depan. Tapi manfaatnya itu sampai puluhan tahun masih dirasakan masyarakat, ” tambah suami Agista Ariany itu.

Ditambahkan pasangan Lukman Abunawas itu, untuk lokasi awalnya memang ada masukan dari jajarannya untuk dibangun di lahan eks PGSD. “Tapi saya ingin tempat publik kita itu terintegrasi dengan tempat lainnya, maka saya putuskan dibangun di Museum saja, dekat dengan MTQ, kalau capek membaca bisa jalan-jalan dulu cari inspirasi, ” terangnya. (adv)

Laman: 1 2

2 Comments

2 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy