Pengamat Ekonomi : Pariwisata Sultra akan Dilirik Dunia – Kendari Pos
Nasional

Pengamat Ekonomi : Pariwisata Sultra akan Dilirik Dunia

Jalan wisata Kendari-Toronipa diyakini akan menggerakkan roda ekonomi Sultra dari segi pengembangan destinasi wisata.

KENDARIPOS.COL.ID — Gubernur Sultra, Ali Mazi punya argumentasi akan ambisi besarnya merintis jalan wisata Kendari-Toronipa. Ali Mazi berkeyakinan ada potensi besar dibalik pembangunan jalan wisata Kendari-Toronipa yang butuh anggaran sekira Rp.1,8 triliun itu.

Ali Mazi ingin mengintegrasikan potensi wisata Toronipa, Pulau Hoga di Wakatobi dan Pulau Labengki di Konawe Utara. Dari aspek ekonomi, diyakini akan meningkatkan pendapatan daerah dengan kunjungan wisatawan dan menjadi investasi masa depan Sultra.

Plt.Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sultra, I Gede Panca mengungkapkan gubernur ingin menciptakan pantai Toronipa seperti desain pantai Ancol, Jakarta atau suasana pantai Kuta, Bali.Nantinya Toronipa akan menjadi kawasan pariwisata terpadu. “Paling tidak dampak ekonomi akan sangat dirasakan oleh masyarakat Sultra, khususnya masyarakat Soropia,” tuturnya saat ditemui Kendari Pos, Rabu (26/2).

I Gede Panca mengungkapkan Pemprov Sultra hanya akan menjadi fasilitator dan regulator saja dalam pengembangan wisata Toronipa. “Karena wisata ini ada di tanah masyarakat maka ke depan untuk pengelolaanya akan dibuat badan otorita atau UPTD. Hal itu untuk menjaga agar tidak terjadi benturan diantara masyarakat,” ungkapnya.

Pembangunan pariwisata terpadu di Toronipa dijalankan dengan skema kerja sama, baik dengan investor, badan usaha maupun masyarakat. “Kita hanya memfasilitasi dan membuatkan regulasinya agar memiliki dasar hukum. Itu juga untuk mengontrol agar perusahaan-perusahaan besar tidak mendominasi. Kita ingin di Toronipa itu juga menjadi tempat peningkatan UMKM dengan stan-stan yang menawarkan hasil ekonomi kreatif buatan lokal,” terang I Gede Panca.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Provinsi Sultra, Abdul Rahim mengungkapkan pembangunan jalan wisata Kendari-Toronipa menuju tahap II. “Hari ini atau lusa saya akan menandatangani kontrak untuk pengerjaan tahap II,” terangnya.

Abdul Rahim memastikan melihat kondisi dan jalannya pengerjaan selama ini pengerjaan jalan wisata Kendari-Toronipa akan tuntas sesuai rencana. “Insya Allah akan sesuai target, selesai tahun 2021.Sampai saat ini tidak ada kendala berarti. Tahap I telah rampung dan kini tahap II akan segera dilakukan,” pungkasnya.

Di tempat berbeda, Pengamat Ekonomi Sultra, Prof.Dr Nurwati menilai, proyek jalan wisata Kendari-Toronipa memiliki prospek positif.
Jika dikelola dengan baik, sudah pasti pembangunan jalan tersebut akan mendorong peningkatan ekonomi Sultra, khususnya Kabupaten Konawe dan Kota Kendari. “Termasuk warga setempat akan merasakan dampak positifnya,” ujar Prof.Nurwati kepada Kendari Pos, kemarin.

Menurutnya, pembangunan jalan ini merupakan upaya Pemprov Sultra dalam memberdayakan kawasan strategis pariwisata di Sultra. Jika berhasil, akan menjadi pilot project pengembangan wisata dan kebanggaan masyarakat Sultra. Karenanya, upaya Ali Mazi mengangkat sektor wisata melalui perbaikan akses jalan mesti diapresiasi dan didukung.

Konektivitas merupakan salah satu hal krusial untuk menarik minat wisatawan. Untuk memajukan sektor pariwisata maka perlu dukungan dari berbagi instrumen yang saling terkait yakni akses, akomodasi, dan amenitas.
Akses transportasi baik udara, darat, maupun laut harus terkoneksi dengan objek wisata. Jalan darat ke berbagai objek wisata harus dipastikan tidak ada kendala yang berarti. “Nanti harus tersedia pula akomodasi penginapan mulai dari kelas bawah hingga hotel berbintang. Suasana yang ditawarkan juga mesti beragam,” argumen akademisi Fakultas Ekonomi Universitas Halu Oleo (UHO) itu.

Adapun amenitas berkaitan dengan toilet dan ketersediaan air bersih di setiap destinasi dan rest area. Dengan perhatian Pemda yang cukup tinggi dan budaya masyarakat lokal yang menunjang, maka pariwisata Sultra akan dilirik bahkan oleh dunia. Keunggulan dalam akses transportasi akan menjadi daya tarik tersendiri.

Akses transportasi yang cukup penting yakni jalan menuju destinasi wisata. Pembangunan infrastruktur jalan yang memadai sudah pasti mendukung aksesibilitas ke tempat-tempat wisata. “Ini akan membantu mempromosikan potensi Sultra secara nasional maupun global. Sektor ini kelak akan menjadi andalan dalam meningkatkan PAD dan devisa negara. Saya sudah dua kali ke sana (Toronipa) dan akses jalannya sangat bagus. Saya ingin mengucapkan selamat kepada Ali Mazi yang telah merintis dan memperjuangkan proyek ini,” ungkap Prof.Nurwati.

Ia tidak menampik proyek yang dicanangkan tersebut memiliki kelemahan terutama dari segi kemampuan biaya. Namun, kata dia, pengorbanan perlu dilakukan untuk hasil yang lebih besar. “Kita berharap kelak konsep wisata yang dijanjikan benar-benar dikelola dengan baik. Menurut saya prospeknya sangat positif karenanya harus ada pengorbanan dahulu. Saya peneliti Bajo dan pernah mewawancarai masyarakat di sana. Responsnya terhadap proyek ini positif dan mereka ternyata mau berkorban,” pungkas Prof.Nurwati.

Sebelumnya, Ketua percepatan pembangunan jalan Kendari-Toronipa, Hado Hasina mengungkapkan akses ini memastikan semua destinasi wisata di sekitar kawasan itu akan dapat di akses termasuk meningkatkan akses jalan Toronipa, Tolitoli, Batugong.

“Jalan ini akan terus ditingkatkan ke arah Mandonga via Labibia,” ujarnya.

Proyek pembangunan jalan wisata itu juga akan mencakup jalan di Kecamatan Soropia yang akan terus ditingkatkan prasarana pelabuhan atau terminal khusus wisata. “Ini juga yang akan menjadi homebase pelayanan angkutan laut ke Labengki, Bokori, Saponda dan Pulau Hari,” lanjut Hado. (yog/uli/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy