Penerimaan Pajak KPP Pratama Kendari Meningkat – Kendari Pos
Ekonomi & Bisnis

Penerimaan Pajak KPP Pratama Kendari Meningkat

Kompleks pengolahan hasil pertambangan PT. VDNI di Morosi, Konsel, beberapa waktu lalu. Sektor Pertambangan mendominasi perolehan pajak di Sultra. Foto: LM Syuhada Ridzky/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Penerimaan pajak oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kendari cenderung mengalami peningkatan dalam tiga tahun terakhir. Kepala KPP Pratama Kendari, Joko Ruhutomo dalam acara Tax Gathering Stakeholders Pajak yang digelar Rabu (5/4) kemarin, menyebutkan, KPP Pratama Kendari menerima pajak sebesar Rp 1,379 triliun sepanjang tahun 2019. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dari tahun 2018 yang mencatatkan penerimaan hingga Rp 1,044 triliun.

“Ini menunjukkan kesadaran wajib pajak untuk berkontribusi terhadap pembangunan daerah semakin tinggi. Saat penerimaan pajak secara nasional menurun drastis, KPP Pratama Kendari tumbuh dengan baik. Terbukti, dari total 47 KPP yang mencapai pertumbuhan tertinggi, kita ada di urutan ke-13,” ujar Joko Ruhutomo, kemarin. Bahkan, kata dia, sudah dua tahun berturut sejak 2018, KPP Pratama Kendari memperoleh penghargaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Terdapat 20 sektor dominan yang menopang penerimaan pajak selama tahun 2019. Lima teratas meliputi sektor konstruksi yang menyumbang Rp 324 miliar (23,52 persen), disusul administrasi pemerintahan dan jaminan sosial wajib senilai Rp 305 miliar (22,16 persen). Di urutan ketiga ditempati sektor pertambangan dan penggalian dengan menyumbang Rp 156 miliar (11,36 persen). “Tahun ini, penerimaan pajak dari perusahaan tambang naik sangat signifikan. Pada tahun 2017 hanya Rp 22 miliar, tahun 2018 meningkat menjadi Rp 55 miliar, sedangkan di tahun 2019 mencapai Rp 156 miliar. Kami sangat mengapresiasi kontribusi ini,” imbuh Joko.

Urutan keempat penyumbang pajak ditempati oleh perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan mobil serta sepeda motor sebesar Rp 112 miliar (8,7 persen). Kemudian disusul sektor transportasi dan pergudangan senilai Rp 109 miliar atau sekitar 7,91 persen.

Pada tahun 2017, KPP Pratama Kendari menerima pajak hanya sebesar Rp 823 miliar. Kata Joko, hal itu dikarenakan tekanan ekonomi yang berat menimpa Indonesia. Untuk pertama kalinya penerimaan pajak menembus angka satu triliun rupiah pada tahun 2018. Pencapaian tersebut tidak terlepas dari pengaruh perkembngan sektor konstruksi dan tambang di Sulawesi Tenggara. “Pertumbuhan penerimaan itu bahkan melampaui rata-rata penerimaan pajak nasional. Dari target 22 persen, KPP Pratama Kendari berhasil mencapai 26,5 persen,” pungkasnya.

Diketahui, wilayah kerja KPP Pratama Kendari meliputi Kabupaten Konawe Selatan, Konawe Utara, Konawe Kepulauan, Konawe, dan Kendari. (uli/b)

Perkembangan penerimaan pajak KPP Pratama Kendari dalam lima tahun

Tahun Jumlah
2015 Rp 802 miliar
2016 Rp 859 miliar
2017 Rp 823 miliar
2018 Rp 1,044 triliun
2019 Rp 1,379 triliun
Sumber: KPP Pratama Kendari

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy