Pemkab Busel Fokus Cegah Stunting – Kendari Pos
Buton Selatan

Pemkab Busel Fokus Cegah Stunting

KENDARIPOS.CO.ID — Buton Selatan (Busel) menjadi kabupaten dengan potensi stunting yang cukup besar di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Bahkan gejala gizi kronis tersebut tersebar pada seluruh kacamatan di otorita Arusani itu. Hanya saja, di wilayah terluar tentu punya celah lebih besar. Kasus Damar, Balita berusia 3 tahun asal Batu Atas yang menderita gizi buruk menjadi salah satu fakta yang membuktikan itu.

Kepala Dinas Kesehatan Busel, La Ode Budiman, juga mengakui kondisi tersebut. Menurutnya, instruksi pencegahan stunting sudah disuarakan pemerintah pusat dan berlaku secara nasional. Di Busel, penanganan stunting akan dilakukan bersama. Bukan Dinas Kesehatan saja sebagai leading sektor, tetapi bersama dengan Bappeda, Dinas Pendidikan, BKKBN dan lintas instansi lainnya. “Kita sudah bentuk rencana aksi. Bulan Maret ini sudah turun lokasi. Nanti akan dikoordinir oleh Bappeda. Masing-masing punya tugas. Kalau kami pelayanannya, pendidikan sosialiasi gizi pada anak-anak PAUD,” paparnya.

Lokasi rencana aksi itu kata Budiman sudah diplot. Titik itu dipilih karena di sana banyak ibu hamil. “Jadi maksudnya intervensi itu pencegahan supaya tidak terjadi. Nah kita aksi itu sejak masa kehamilan. Ada tujuh desa dan sudah diusulkan ke provinsi sebagai lokus intervensi stunting di Busel pada tahun ini,” katanya. Budiman menegaskan, masalah stunting memang perlu diseriusi sebab mengancam generasi emas bangsa. Makanya, Pemkab Busel sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 700 juta untuk rencana aksi pencegahan stunting itu. “Itu dari Dana alokasi khusus kesehatan. Bentuknya, sosialisasi dan pelayanan kesehatan,” pungkasnya. (b/lyn)

Proyeksi Penanganan Stunting di Busel Tahun 2020 :

  • Anggaran DAK Kesehatan : Rp 700 Juta
  • Libatkan Bappeda, Dinas Pendidikan, BKKBN dan lintas instansi lain.
  • Bidik tujuh wilayah sasara rencana aksi pada bulan Maret.
  • Maksimalkan pelayanan dan sosialisasi kebutuhan gizi di PAUD.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy