Pemerintah Diminta tak Kecolongan “Lahirkan” PNS Radikal – Kendari Pos
Nasional

Pemerintah Diminta tak Kecolongan “Lahirkan” PNS Radikal

Peserta SKD CPNS saat mengikuti ujian di SMKN 1 Kendari. Sampai saat ini, di sejumlah daerah masih berlangsung tesnya. Pemerintah diingatkan, dalam tahapan tes berikutnya harus lebih ketat lagi supaya tidak lahir PNS yang pro paham radikal.

KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah didesak lebih memperketat seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2020 yang sedang berlangsung. Terutama di proses seleksi kompetensi bidang (SKB). Ini untuk menyaring calon abdi negara yang pro paham radikal dan intoleran. Desakan itu disuarakan oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI Yaqut Cholil Qoumas. Tujuannya, sebagai bagian dari antisipasi terhadap proses seleksi agar tidak kecolongan tersusupi CPNS yang intoleran dan berpaham radikal.

“Lebih bahaya lagi kalau sudah terafiliasi dengan organisasi radikal,” kata Yaqut, Jumat (7/2). Menurut dia, kalau perlu dilakukan deteksi dini atau “screening” terhadap CPNS yang sudah lolos tes tahap pertama sebelum mengikuti tes selanjutnya karena banyak kasus dugaan ASN yang terpapar paham radikal belakangan ini.

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy