Nilai Tukar Rupiah Melemah – Laman 2 – Kendari Pos
Ekonomi & Bisnis

Nilai Tukar Rupiah Melemah

“Pasar itu tergantung adu kuat antara sentimen positif dan negatif. Dari sisi fundamental, Indonesia juga masih kategori negara yang layak untuk investasi. Karenanya, jika melihat dalam jangka panjang, sebenarnya Rupiah sudah menguat lebih baik. Pada 4 Februari 2019, kurs rupiah terhadap Dolar AS berada diangka Rp 13.976 yang artinya, Rupiah hari ini (kemarin,red) lebih kuat dari pada tahun lalu,” pungkasnya.

Sementara itu, Ekonom asal UMK, Dr Syamsir Nur menyebut bahwa kekhawatiran pasar meningkat terhadap penyebaran virus Corona sehingga menyebabkan terhambatnya pertumbuhan ekonomi global. Indonesia sebagai salah satu negara yang sering menerima tamu maupun barang dari Cina, sedikit banyak terkena imbas atas pembatasan mobilitas tersebut yang pada akhirnya berpengaruh terhadap terdepresiasinya nilai Rupiah. “Pengaruh virus Corona sudah mempengaruhi perekonomian global. Indonesia pun merasakan pasimisme itu,” ujarnya, Selasa (4/2) lalu.

Lanjut dia, selain sentimen global, nilai tukar juga dipengaruhi oleh neraca transaksi berjalan. Di Sultra, di mana barang modal didominasi oleh impor dari Cina, akan terdampak dari isu virus Corona. Ke depannya, kemampuan pemerintah Cina dalam meyakinkan pelaku pasar atas pengendalian penyebaran virus Corona akan sangat mempengaruhi. Misalnya dengan penemuan vaksin. “Dari perspektif konsumsi, Corona berdampak pada tertahannya barang konsumsi dari Cina. Selain itu, virus Corona yang belum bisa dibendung dengan cepat bisa juga mempengaruhi aktivitas investasi kita. Sekalipun dalam hemat saya, efeknya sekarang belum terasa,” pungkasnya. (uli/b)

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy