Mengukur Kinerja Petahana Menuju Pilkada 2020 – Kendari Pos
Politik

Mengukur Kinerja Petahana Menuju Pilkada 2020

KENDARIPOS.CO.ID — Pemimpin daerah yang benar-benar dicintai rakyat, sebenarnya tak perlu bekerja keras menjelaskan kualitas dirinya kepada publik. Untuk terpilih kembali, pemimpin yang telah mendapat kepercayaan rakyat cukup mengikuti mekanisme pemilihan yang tersedia. Kinerja mereka tidak akan diukur dari seberapa banyak program yang disajikan pada menit akhir menjabat. Rakyat bisa menilai seberapa baik seorang pemimpin menjalankan tugasnya. Karena setiap kebijakan yang dilahirkan, akan berdampak pada kehidupan masyarakat yang dipimpinnya baik secara langsung maupun tidak langsung.

Ilustrasi

Jika ada pemimpin yang hanya “berkeringat” di masa kritis jabatannya, dapat dipastikan itu hanya pencitraan. Pandangan tersebut diungkapkan Pengamat Komunikasi Politik Sulawesi Tenggara (Sultra), Dr. Muh. Najib Husain. “Saya rasa, petahana yang berkinerja baik selama memimpin tidak perlu susah payah meyakinkan publik agar memberikan penilaian positif kepada mereka. Jika benar-benar bekerja di periode pertama, saya yakin mereka tinggal menikmati hasilnya,” ujar Najib Husain, kemarin.

Sebagaimana diketahui, pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada tujuh kabupaten di Sultra diikuti oleh para petahana. Kini, mereka disibukkan dengan lobi-lobi untuk mendapatkan dukungan partai politik (Parpol). Tak ketinggalan pula sosialisasi dan pendekatan kepada calon konstituen agar mereka diberi kesempatan kedua. Kata Najib, Pilkada 2020 mestinya tidak terlalu sulit bagi petahana untuk memenangkan pertarungan. Waktu empat tahun lebih yang telah dilalui mestinya cukup untuk membuktikan pengabdian mereka kepada daerah. Visi dan misi yang terus digaungkan saat kampanye harusnya telah terealisasi. Apakah benar-benar terealisasi atau tidak, para petahana bisa menilai sendiri.

Pengamat komunikasi politik Sultra, Dr. Muh. Najib Husain

Jika janji politik mereka benar-benar ditunaikan, dalam hemat Najib, masyarakat tentu tidak akan sulit memutuskan untuk kembali memilih petahana. Janji politik, kata dia, biasanya berisi hal-hal yang dianggap ideal untuk kemajuan daerah. Yang mampu memajukan sektor potensial dan berdampak positif terhadap kesejahteraan rakyat. “Terutama kesejahteraan masyarakat. Bagaimana daya beli meningkat, lapangan kerja tersedia, serta terciptanya rasa aman sehingga masyarakat bisa benar-benar bekerja dengan baik. Siapa yang mampu mewujudkan hal ini? Tentu saja pemimpin yang berintegritas. Yang dapat dipercaya janji-janjinya. Apalagi jika sebuah daerah memiliki sumber daya alam yang dapat menopang kemajuan ekonomi daerah. Kan aneh kalau daerahnya kaya, tapi masyarakatnya tidak sejahtera,” sindir Doktor Ilmu Politik lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) ini.

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy