Mencari Kepastian Hukum, Pakar : RUU CLK Tidak Memihak Pemilik Modal – Kendari Pos
Nasional

Mencari Kepastian Hukum, Pakar : RUU CLK Tidak Memihak Pemilik Modal

DR. HARIMAN SATRIA
PAKAR HUKUM SULTRA

KENDARIPOS.CO.ID — Empat rancangan undang-undang (RUU) Omnibus Law yang diusulkan pemerintah masuk ke dalam daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2020. Yaitu RUU tentang Ibu Kota Negara, RUU tentang Kefarmasian, RUU tentang Cipta Lapangan Kerja (CLK), serta RUU tentang Ketentuan dan Fasilitas Perpajakan untuk Penguatan Perekonomian.

Pakar Hukum Sultra, Dr. Hariman Satria mengatakan kebijakan Presiden Jokowi mendorong omnibus law ini sudah sesuai dengan konsep hukum. Negeri ini sudah sangat banyak dijejali beragam peraturan yang saling tumpang tindih satu sama lain sehingga tidak memberikan kepastian hukum. Artinya, dengan adanya omnibus law ini, mencari kepastian hukum menjadi keniscayaan.

Hariman mencontohkan, regulasi tentang kehutanan, ada UU Kehutanan, ada pula UU Pencegahan Kerusakan Hutan. Lalu, regulasi terkait perairan. Ada UU Pengairan Nomor 74, tapi ada juga UU Konservasi Tanah dan Air Tahun 2018. “Jadi tumpang tindih UU yang dibuat pemerintah dan DPR yang lalu. Sehingga ketika diperhadapkan dengan kepentingan pelaku usaha investor, mereka akan khawatir karena UU itu tidak menjamin kepastian hukum,” kata Hariman.

Akademisi Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) itu menambahkan pemerintah menggagas omnibus law untuk memangkas UU tumpang tindih itu dengan cara ditarik dalam satu payung. “Sehingga terlihat hubungan yang sistematis antara dengan UU dan tidak ada tumpang tindih,” tambahnya.

Omnibus law, kata Hariman, pemerintah tidak sedang membuat UU baru, bukan juga merumuskan pasal baru, tapi mengangkat semua UU yang ada disektor itu lalu dijadikan satu UU pokok (satu payung).

Laman: 1 2 3

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy