Menatap Pilwawali Kendari, Siska-AJP Lobi Pemilih dan Parpol – Kendari Pos
Politik

Menatap Pilwawali Kendari, Siska-AJP Lobi Pemilih dan Parpol

Siska-AJP

KENDARIPOS.CO.ID — Perebutan suara parlemen pada Pemilihan Wakil Wali (Pilwawali) Kota Kendari 5 Maret mendatang, makin ketat. 16 hari jelang pemilihan, dua calon wakil wali (Cawawali) Kota Kendari, Siksa Karina Imran dan Adi Jaya Putra (AJP) tambah getol “merayu” pemilih dan partai politik (Parpol) yang memiliki kursi di DPRD Kendari.

Calon Wawali Kendari, Siska Karina Imran tak menyangka telah mendapat sinyal dukungan dari beberapa legislator. Padahal ia belum menyampaikan visi misi. “Saya belum visi misi tapi sudah ada yang berikan dukungan kepada saya,” ujar Siska usai mengikuti pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari, kemarin (18/1).

Ia menyerahkan hak pilih sepenuhnya kepada para legislator dalam Pilwawali nanti. Belakangan ini, ia terus berupaya membangun komunikasi dengan para pemilih maupun partai politik (Parpol). “Respon mereka cukup baik. Saya terus komunikasi dan silaturahmi dengan mereka,” kata Siska.

Di tempat yang sama, AJP mengaku telah membangun komunikasi dengan beberapa pemilih dan Parpol. Bahkan dalam waktu dekat AJP mengklaim akan mendapat rekomendasi dari DPP Golkar.  “Saya kira Golkar Solid. Dalam waktu dekat akan ada surat dari DPP. Tapi  bagian dari dinamika politik, kita tidak boleh langsung menjustifikasi teman-teman di Golkar. Nanti akan banyak kejutan. Sekarang saya masih jalan. Kita membangun jalan yang positif, bukan yang negatif. Saya mohon doanya. Semoga berjalan kondusif. Golkar, PKS, PDI, insya Allah,” kata AJP menambahkan.

Suara Golkar Masih Labil

Pengamat Politik dari Universitas Halu Oleo (UHO) Dr. Najib Husain mengungkapkan hingga H-16 Pilwawali, Siska Karina Imran masih unggul atas rivalnya Adi Jaya Putra (AJP) dalam perburuan suara di parlemen Kendari. Menurut Najib, Siska saat ini sudah mengantongi 13 suara dari beberapa parpol di DPRD Kendari. Masing-masing 5 suara dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang mengusungnya di Pilwawali, serta Gerindra dan Nasdem masing-masing 4 suara.

“Total suara yang diperebutkan 35 suara. Artinya siapa calon yang minimal mendapatkan 18 suara, akan jadi pemenang. Posisi Siska saat ini leading dengan 13 suara. Dia butuh 5 suara lagi untuk keluar sebagai pemenang,” ungkapnya.

Sedangkan AJP, kata Najib, baru mengantongi suara pasti dari partai pengusung, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan 7 suara. Meskipun AJP kader Golkar, sambung dia, bukan jaminan mendapat suara penuh dari partai itu. “Golkar sementara masih labil,” kata Najib.

Jika ingin bersaing, Najib menyarankan AJP untuk berusaha meyakinkan para pemilih bahwa tidak ada perpecahan pada Golkar maupun PKS. “Kalau mau 17-17 dengan Siska, AJP harus gunakan pendekatan itu (meyakinkan pemilih). Dia harus tunjukan kepada pemilih lain bahwa Parpol pengusungnya kompak. Karena itu berpengaruh terhadap kecenderungan arah dukugan pemilih,” jelasnya.

Terlepas dari itu kata Najib, AJP bisa balik leading pada sesi visi misi pada saat sidang paripurna 5 Maret mendatang. “Visi misi juga menentukan dan bisa merubah arah dukungan pemilih. Karena disitu, semua melihat program apa yang ditawarkan kedua calon ini ketika mendampingi Wali Kota yang ada saat ini. Di waktu itu, sangat penting bagi kedua calon dan bisa jadi salah satu faktor penentu kemenangan,” beber Najib. (ags/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy