Lods Pasar Laino di Muna Gratis Setahun – Kendari Pos
Muna

Lods Pasar Laino di Muna Gratis Setahun

Bupati Muna, LM. Rusman Emba mendapat sambutan hangat dari pedagang usai penyerahan kunci lods Pasar Laino yang sejak kemarin diresmikan dan mulai difungsikan.

KENDARIPOS.CO.ID — Gedung Pasar Sentral Laino yang hampir tiga tahun terbengkalai akhirnya diresmikan dan berfungsi kembali. Dari beberapa tempat penjualan sementara, para pedagang mulai direlokasi ke dalam gedung modern dengan konstruksi dua lantai tersebut. Bupati Muna, LM. Rusman Emba juga memberi kebijakan khusus kepada pedagang dengan membebaskan retribusi selama setahun.

Rusman mengaku bersyukur Pasar Laino bisa difungsikan ditengah keterbatasan anggaran. Padahal selama tiga tahun terakhir upaya untuk membenahi pusat perkulakan terbesar di Muna itu selalu mendapat sandungan. Mulai dari penyelesaian kontrak yang bermasalah pada tahun 2017 hingga upaya mendapatkan pinjaman daerah pada 2018 dan 2019 yang juga batal. Barulah melalui APBD Perubahan 2019 Pemkab terpaksa mengalokasikan Rp 10 miliar lebih untuk tahap finishing. “Hasilnya hari ini kita bisa resmikan bersama. Semoga pasar ini kembali hidup dan bergairah,” ujarnya, Senin (3/2). Rusman mengatakan, sebagai wujud apresiasi, para pedagang tidak akan dikenakan pungutan apa pun untuk tahun pertama. Pemkab meniadakan retribusi maupun sewa lods dengan pertimbangan meringankan beban pedagang yang telah lama menunggu relokasi. Kebijakan itu juga mencegah oknum nakal yang coba memperjualbelikan lods.

“Ini kebijakan khusus saya, tidak ada istilah pungutan apa pun. Memang kita mengejar PAD tetapi dengan pertimbangan efektifitas maka retribusi dan sewa lods dibebaskan dulu sampai akhir tahun,” jelasnya.
Meski sudah diresmikan, Rusman menyebut gedung pasar Laino masih akan mendapat pembenahan pada sejumlah fasilitas pada tahun ini. Diantaranya penataan area pasar ikan higienis senilai Rp 1,6 miliar dan pembuatan kanal untuk mencegah genangan air di tengah pasar. Pemkab juga membenahi jalan menuju pelelangan senilai Rp 600 juta.

Kendati demikian, dengan kondisi gedung saat ini, para pedagang dipastikan sudah dapat melakukan kegiatan jual beli dengan nyaman. “Akan ada penyempurnaan terus. Terpenting bisa digunakan dulu secepatnya,” sambungnya. Mantan Ketua DPRD Sultra itu menargetkan Pasar Laino akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi daerah. Nilai transaksi dan perputaran barang dan jasa akan meningkat. Pemkab juga sudah menyiapkan kebijakan penataan kawasan Motewe agar Pasar Laino menjadi pusat transaksi ekonomi yang tidak pernah sepi.

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy