Ada empat prinsip umum yang terkandung dalam KHA yakni, non diskriminasi yang terbaik untuk anak, hak hidup, kelangsungan hidup dan perkembangan yaitu penghargaan terhadap pendapat anak yang harus dipenuhi. “Pemkot Kendari yakin SDM haruslah handal dalam menghadapi zaman yang kian berat ini. Untuk itu, pemenuhan hak anak harus tetap diberikan yang terbaik agar anak dapat tumbuh dan berkembang, terlindungi dari kejahatan dan diskriminasi. Anak hrus mendapatkan kesehatan dan pendidikan serta hak asuh yang layak,” tuturnya.

Selama ini, Kota Kendari kerap menjadi contoh bagi daerah lain yang ada di Sultra terkait kota layak anak. Sebagai salah satu kota yang menjadi percontohan, pihaknya terus melakukan peningkatan pelayanan terkait hak-hak anak. “Sudah beberapa kali, kota Kendari meraih predikat kota layak anak. Tahun ini, kita kembali menargetkan agar bisa meraih predikat kota layak anak kembali,” katanya.

Ia berharap melalui kegiatan ini dapat menjadi acuan bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan sektor lainnya untuk memperhatikan hak-hak anak. Tidak hanya dalam kebijakan dan pelaksanaan program, namun juga kegiatan lainnya sebagai komitmen mewujudkan Kota Kendari sebagai kota layak anak. “Menjadikan kota Kendari, sebagai kota layak anak,” imbuhnya. (b/idh)

Laman: 1 2