Kemenhub Siap Bangun Bandara di Kolut, Penimbunan Kawasan Dilakukan Mei – Kendari Pos
Kolaka Utara

Kemenhub Siap Bangun Bandara di Kolut, Penimbunan Kawasan Dilakukan Mei

Suasana rapat bersama Kemenhub dan Pemkab Kolut serta pihak terkait dalam persiapan pembangunan Bandara di Kodeoha. Infrastruktur itu telah masuk dalam rencana strategis nasional bersama 21 Bandara di seluruh Indonesia yang siap direalisasikan hingga lima tahun ke depan.

KENDARIPOS.CO.ID — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menyepakati anggaran untuk pembiayaan pembangunan bandar udara (Bandara) di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut). Sarana transportasi udara itu telah masuk dalam rencana strategis nasional bersama 21 Bandara di seluruh Indonesia yang siap direalisasikan hingga lima tahun ke depan. Kepala Dinas Perhubungan Kolut, Ir. Junus, baru-baru ini bersama jajaran Pemkab dan Kemenhub membahas keputusan final rencana pembangunan infrastruktur tersebut. Saat ini, pihaknya tinggal menunggu surat keputusan (SK).

“Sudah final dan telah dibahas secara rinci mulai dari kesiapan lokasi, lahan hingga pendanaannya,” ujar Junus, Selasa (18/2). Soal pembangunan fisik menjadi domain Pemerintah Pusat dan Pemkab menyiapkan lahan landasan pacu dan pembagian lokasi sarana lainnya. Besaran anggaran yang akan digelontorkan Kementerian belum diketahui, namun sudah termasuk dalam rencana teknik terinci (RTT). “Yang jelas untuk fisik semua dibiayai APBN, kecuali soal lahan termasuk penimbunan hingga tanggul, kami (Pemkab) selesaikan,” jelasnya.

Fasilitas yang akan dibangun seperti terminal tunggu, sambung Junus, dipastikan berkonsep eco green untuk meminimalisir penggunaan energi. Ruang tunggu akan tampil ramah lingkungan dan berdinding kaca. Soal landasan pacu terlebih dahulu akan diukur kedalamannya, hingga batas maksimal pengeboran untuk memastikan lintasan itu benar-benar bisa difungsikan dalam waktu jangka panjang. Hal ini dilakukan karena sarana transportasi tersebut berderet memanjang di garis wilayah Kecamatan Kodeoha. “Bulan Mei kami mulai lakukan penimbunan, termasuk tanggulnya,” kata Junus lagi.

Lahan pembangunan berikut lahan warga yang telah dibebaskan seluas 34 hektare. Pemkab telah membebaskan terkecuali dua pemilik tanah yang diketahui masih bertahan karena tak menyepakati besaran ganti rugi sesuai aturan yang berlaku. Junus memastikan jika pembangunan tetap dilakukan sambil menunggu sikap legowo kedua pemilik lahan itu. “Mereka masih difasilitasi Pemkab dan membangun komunikasi dalam tiga kali penawaran. Kalau tidak ada kesepakatan, maka pemerintah akan melimpahkan penanganannya ke pihak pengadilan. “Lahan kedua warga kisaran tiga hektare,” pungkasnya. (c/rus)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy