Kafilah 29 Kecamatan di Konawe Meriahkan MTQ ke-35 – Kendari Pos
Konawe Utara

Kafilah 29 Kecamatan di Konawe Meriahkan MTQ ke-35

Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara saat mengambil sumpah dewan hakim yang menjadi juri lomba MTQ ke-35, Senin di lapangan eks MTQ Unaaha.

KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe resmi menggelar kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-35, tahun 2020, Senin (24/2). Kegiatan ini dilaksanakan Pemkab bersama pihak Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Konawe dan dihelat di lapangan eks MTQ Unaaha. Kegiatan itu diagendakan berlangsung hingga 29 Februari mendatang. Wakil Bupati (Wabup) Konawe, Gusli Topan Sabara membuka secara langsung pelaksanaan MTQ tersebut.

Dalam sambutannya, Gusli Topan Sabara mengatakan, kegiatan MTQ menjadi bagian dari program pembinaan kehidupan beragama dan peningkatan syiar Islam. Kedua aspek itu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan nasional dalam rangka pembangunan manusia. “Melalui Musabaqah Tilawatil Quran diharapkan akan terjadi proses pembelajaran, pengkajian dan pengamalan nilai-nilai ilmiah dan amaliyah yang terkandung dalam Kitab Suci Alquran dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ujar mantan Ketua DPRD Konawe itu, kemarin.

Kegiatan MTQ juga memupuk hubungan silaturahmi sesama pemeluk agama Islam. Hubungan persaudaraan sesama muslim, sambungnya, patut dijaga agar tetap terawat dengan baik. Ia menambahkan, pelaksanaan MTQ ke-35 tingkat Konawe diikuti kafilah dari 29 kecamatan se-kabupaten Konawe. Gusli menyebut, kegiatan MTQ juga menjadi wadah strategis dalam membumikan seni membaca Alquran di tengah-tengah masyarakat. “Kita semua berharap, MTQ ke-35 tingkat Konawe tahun 2020 bisa berjalan sukses dan hingga mencapai prestasi yang terbaik di tingkat Sultra dan nasional. Saya berharap, Qari-Qariah, Hafidz-Hafidzah, Mufassir-Mufassirah dan kader-kader keagamaan lainnya bisa ditelorkan dalam pelaksanaan MTQ kali ini,” imbuh ketua DPC PAN Konawe itu.

Masih kata Gusli, dalam peraturan daerah (Perda) Konawe nomor 7 Tahun 2003 tentang pemberantasan Buta Baca Tulis Al-Quran, secara jelas mengarahkan bagi setiap umat Islam di Konawe untuk menghayati pokok ajaran agamanya. Serta, bagaimana menunjukkan peningkatan kemampuan baca tulis Alquran yang dipelajarinya tersebut.

“Pelaksanaan MTQ menjadi agenda tetap dan terprogram setiap tahun. Acara ini merupakan bagian integral dari program Konawe Gemilang. Kegiatan MTQ menjadi konsep pembangunan Kabupaten Konawe untuk mempercepat aksesibilitas pemerataan dan pertumbuhan pembangunan menuju masyarakat madani sejahtera lahir dan batin,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabag Kesra Setkab Konawe, Sukri Nur mengungkapkan, ada banyak jenis lomba yang kita tandingkan dalam kegiatan MTQ kali ini. Diantaranya, tartil Quran, murattal, hifdzil dan tafsir Quran. Ada juga lomba karya tulis ilmiah Alquran (KTIQ). “Pesertanya juga terbagi menjadi kalangan anak-anak, remaja serta orang dewasa,” ujar Sukri Nur.

Ia menegaskan, peserta MTQ bukan berasal dari daerah lain. Syarat yang harus dipenuhi sebagai peserta yakni harus warga asli Konawe. Atau orang luar daerah yang saat ini tengah bersekolah atau kuliah di wilayah Konawe.

“Bukan juaranya yang kita kejar, tapi manfaatnya. Syiar lomba MTQ tersebut. Itu alasan kenapa kita batasi dan tidak mengambil orang dari luar. Kalau kita ikutkan orang luar, setelah dapat juara peserta itu langsung pergi. Tidak ada imbasnya buat Konawe,” ungkapnya. (b/adi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy