Kader Hebat Penerus Ridwan Bae : Musda X Golkar Sultra Digelar 5 Maret – Kendari Pos
Politik

Kader Hebat Penerus Ridwan Bae : Musda X Golkar Sultra Digelar 5 Maret

KENDARIPOS.CO.ID — Sudah dua periode Ridwan Bae memimpin Golkar Sultra. Musyawarah Daerah (Musda) X Golkar Sultra akan digelar 5 Maret nanti akan memilih Ketua Golkar Sultra yang baru. Golkar Sultra punya banyak figur kader hebat yang layak menjadi penerus Ridwan dalam menahkodai partai.

Sebut saja, Bupati Konsel, Surunuddin Dangga, ketua DPRD Konsel, Irham Kalenggo, Bupati Buton, La Bakry, Bupati Wkaatobi Arhawi, Wakil Ketua DPRD Sultra, Herry Asiku, kdaer Golkar Abdul Rahman Farisi (ARF).

Pengamat Politik Sultra, Dr.Muh.Najib Husain punya pandangan jika seandainya Ridwan memilih tidak maju dalam Musda, maka figur seperti Surunuddin Dangga, Arhawi, La Bakry, Herry Asiku, Abdul Rahma Farisi dan Irham Kalenggo merupakan kader potensial penerus Ridwan. “Minimal bisa menyamai Ridwan, kemudian mereka memiliki basis yang kuat, memiliki peran di pemerintahan seperti menjadi bupati. Intinya punya energi yang banyaklah,” kata Najib Husain saat ditanya Kendari Pos, Kamis (27/2).

Menurutnya, sejauh ini belum ada calon ketua Golkar yang selevel dengan Ridwan Bae. Sebab sosok dan pengaruhnya “mengakar” hingga ke level DPD (Daerah). “Kalau peserta musda masih memberikan kesempatan kepada Ridwan saat Musda, itu jauh lebih bagus. Apalagi mengingat tidak lama lagi Pilkada 2020. Dibutuhkan sosok pemersatu seperti Ridwan. Karena jika seandainya suksesi dari calon lain dilakukan dalam musda ini, itu agak rawan terhadap kekompakan Golkar, karena bisa jadi akan terjadi kubu-kubuan,” ujar akademisi Fisip Universitas Halu Oleo (UHO) itu.

“Sehingga kalau kader mempunyai keinginan besar untuk mendukung Ridwan Bae, saya pikir itu menjadi pilihan yang bijak. Untuk menghindari kubu-kubuan dalam tubuh Golkar jelang Pilkada,” sambungnya Najib.

Adalah Abdul Rahman Farisi (ARF), satu-satunya kader Golkar yang terang-terangan menyatakan siap menakhodai Golkar Sultra. merasa terpanggil untuk membesarkan partai. Memimpin Golkar Sultra jika diberi kepercayaan. “Saya siap memajukan Golkar Sultra,” ujar Abdul Rahman Farisi.

Selama ini, Partai Golkar cukup eksis di Sultra. Saat Pileg 2019 lalu, di level provinsi mampu meraih tujuh kursi atau selisih 2 kursi dengan Partai Amanat Nasional (PAN) di posisi puncak. Dengan kebesaran dan pengalaman dimiliki, Golkar harusnya bisa mendudukan kadernya sebagai kepala daerah mayoritas di Sultra.

“Makanya, sebagai kader muda, saya siap turun tangan bersama seluruh kader Golkar di Sultra. Saya ingin menjadikan Golkar Sultra lebih maju, dan lebih berdaya. Saya juga mendukung visi Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dan rekomendasi Munas untuk memenangkan partai Golkar di 2024,” jelas Putra Wasolangka, Kabupaten Muna itu.

Terpisah, Bupati Buton La Bakry mengaku tak bersedia tampil di suksesi Ketua Golkar Sultra. Menurutnya, ketokohan Ketua Golkar Sultra Ridwan Bae masih begitu sentral di tubuh Golkar. Olehnya itu, kader Golkar se Sultra sepakat meminta DPP untuk merestui Ridwan melanjutkan kepemimpinannya di periode ketiga.

La Bakry menuturkan dirinya fokus menyukseskan agenda internal partainya itu. Dia memastikan diri mendukung Ridwan Bae. Bahkan itu menjadi keinginan semua DPD. “Semua DPD Kabupaten Kota sepakat meminta agar pa Ridwan tetap diperbolehkan memimpin partai. Kami masih butuh Ridwan,” katanya.

Ketua DPD II Golkar Konawe Selatan (Konsel) Irham Kalenggo mengaku merindukan Ridwan Bae memimpin Golkar Sultra. Ridwan dinilai sosok pemimpin yang intens berkomunikasi dengan kadernya di daerah. Ketua DPRD Konsel itu menegaskan seluruh Ketua DPD II Golkar se-Sultra masih akan memilih Ridwan jika mendapatkan restu dari DPP maju di musda. “Meski sudah dua periode memimpin Golkar, beliau masih bisa maju sepanjang mendapatkan diskresi dari DPP. Dia mumpuni dan masih menjadi yang terbaik dalam memimpin Golkar. Kami dukung beliau dalam Musda Golkar, 5 Maret nanti,” kata Irham kepada Kendari Pos, Kamis (27/2).

Ketua Bappilu Golkar Buton Utara (Butur) La Udu mengaku masih menginginkan Ridwan Bae kembali memimpin Golkar Sultra. Itu dikarenakan Ridwan memiliki rekam jejak yang baik membesarkan partai. “Selama dua periode menahkodai Golkar Sultra, Ridwan berhasil mengangkat harkat dan martabat serta citra partai. Bisa lihat dibeberapa daerah, fraksi Golkar masih mendominasii unsur pimpinan DPRD. Termasuk ditingkat provinsi,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD I Golkar Sultra Muhammad Basri mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang menunggu rekomendasi dari DPP untuk Ridwan Bae kembali menjadi Ketua DPD Golkar Sultra. “Ada ketentuan persyaratan seorang ketua itu bisa maju 3 periode, tapi harus mendapatkan persetujuan tertulis dari DPP dengan berbagai kriteria, dan kami rasa kriteria itu semua dimiliki beliau,” ungkapnya.

Basri membeberkan kriteria yang dipenuhi Ridwan diantaranya selama di bawah kepemimpinannya 5 tahun terakhir, Golkar berhasil mengangkat perolehan suara di Pemilu 2019 dengan perolehan kursi dan jumlah Ketua DPRD di kabupaten. “Atas dasar itulah kita dorong Ridwan Bae. Kalau kader lain yang berpotensi itu banyak. Tapi kita dahulukan beliau, Ridwan Bae,” kata Basri.

Ditemui Kendari Pos beberapa waktu yang lalu, Ridwan Bae sempat mengungkapkan keinginannya untuk kembali menahkodai partai berlambang pohon beringin itu. Ia mengaku akan tetap maju dalam Musda mana kala mendapat restu dari Ketua DPP Golkar Airlangga Hartarto. “Jika Ketua Umum DPP Golkar, Bapak Airlangga mempersilakan saya maju maka saya akan ikut berkompetisi. Tetapi jika beliau tidak izinkan, saya tidak akan maju. Makanya dalam waktu dekat saya akan bertemu ketua umum,” tuturnya.

Meski masih ingin maju sebagai salah satu kontestan dalam pemilihan nanti, Ridwan yang kini masih menjabat sebagai Ketua DPD Sultra itu membuka ruang bagi kandidat (kader) lain yang ingin berpartisipasi dalam pemilihan nanti.

Ia pun membeberkan sejumlah nama yang berpotensi menjadi penantangnya dalam Musda X Golkar. Mereka adalah Bupati Konawe Selatan (Konsel) Surunuddin Dangga, Bupati Buton La Bakry, Bupati Wakatobi Arhawi, Wakil Ketua DPRD Sultra Herry Asiku dan Ketua DPRD Konsel Irham Kalenggo. “Musda kali ini bakal lebih kompetitif, kita punya banyak kader mumpuni sehingga pemilihan nanti jadi lebih selektif,” kata politisi golkar itu.

Persiapan Musda Dimatangkan

Ketua Panitia Musda X Golkar Sultra, Herry Asiku mengaku siap menggelar musda bulan depan. Organizing Committe (OC) dan Steering Commite (SC) telah dibentuk.”Nantinya mereka akan bekerja full dilokasi musda. OC mempersiapkan agendanya dan SC menyiapkan bahannya (materi musda). Semuanya sudah mantap, kita siap musdakongres,” ujarnya, kemarin.

Sementara itu, Sekretaris DPD Golkar Sultra Muhammad Basri mengungkapkan bahwa sampai saat ini (27/2), belum ada kader potensial yang resmi mendaftar sebagai bakal calon (balon) ketua di Musda X Golkar Sultra. “Kalau tidak diundur DPP, musda itu digelar 5 Maret. Tetapi, sampai saat ini belum ada yang mencalonkan diri secara resmi ke kantor Golkar untuk jadi balon ketua DPD,” ungkap Basri.

Dalam musda nanti, calon ketua DPD Golkar akan memperebutkan 20 suara yang berasal dari 17 suara pengurus DPD Kabupaten/Kota, 1 suara dari DPP dan 2 suara dari organisasi Sayap Golkar. (ags/lyn/rah/a)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy