Jalan Provinsi di Butur Rusak Parah, 30 Jembatan Nyaris Roboh : Abu Hasan Tagih Janji Pemprov – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Jalan Provinsi di Butur Rusak Parah, 30 Jembatan Nyaris Roboh : Abu Hasan Tagih Janji Pemprov

KENDARIPOS.CO.ID — Menikmati jalan mulus dibalut aspal masih jadi mimpi bagi warga di Kabupaten Kabupaten Buton Utara (Butur). Sebagian besar jalan provinsi di daerah kekuasaan Bupati Abu Hasan rusak parah. Di musim hujan, kontur jalan seperti kubangan lumpur.

Bupati Butur, Abu Hasan menagih janji Pemprov Sultra yang akan membenahi ruas jalan provinsi yang rusak. Tampak Bupati Butur, Abu Hasan (topi merah) meninjau pembukaan jalan Bumi Lapero-Langere.

Puluhan jembatan nyaris roboh. Sebagian masih berkonstruksi kayu. Melihat kondisi itu, tak berlebihan jika, Bupati Buton Utara, Abu Hasan meminta Pemprov Sultra untuk membenahi ruas jalan provinsi di Kabupaten Butur. Saat kampanye Pilgub di Butur, Ali Mazi berjanji akan membenahi jalan dan jembatan yang ada di daerah berjuluk Lipu Tinadekono Sara.

“Mayoritas jalan provinsi belum teraspal dan 30 jembatan nyaris roboh. Ini butuh perhatian serius Pemprov Sultra. Saya hanya menagih janji Ali Mazi saat kampanye. Akan membenahi ruas jalan dan jembatan tanggung jawab Pemprov Sultra. Apalagi pasangan Ali Mazi-Lukman Abunawas menang di Butur 60 persen lebih pada pilgub 2018,” ujar Abu Hasan kepada Kendari Pos, Jumat (21/2).

Mantan Karo Humas Pemprov Sultra itu menjelaskan mega proyek (Jalan Pariwisata Kendari-Toronipa, RS Jantung dan perpustakaan modern) gebrakan Ali Mazi untuk membangun Sultra menyedot banyak anggaran. Imbasnya, pengaspalan ruas jalan provinsi di Buton Utara banyak tidak terakomodir. “Sorotan masyarakat Butur tidak menyalahkan Pemprov Sultra, tetapi Pemerintah Kabupaten. Padahal, itu jalan provinsi dan tanggung jawabnya Pemprov Sultra,” imbuh Predisium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) Sultra itu.

Tingginya sorotan masyarakat dan rawannya kecelakaan akibat kerusakan jalan provinsi itu membuat Abu Hasan menggelontorkan anggaran perawatan untuk menimbun jalan provinsi yang rusak parah. “Perawatan jalan ini tidak tahan lama lalu rusak lagi. Jalan provinsi harus diaspal,” tegas Ketua DPD PDI Perjuangan Sultra itu.

Bupati Butur, Abu Hasan menegaskan, tak bisa menggangarkan pembiayaan pengaspalan jalan provinsi di APBD Butur karena bukan domainnya. Jika dilakukan akan menjadi temuan karena berpotensi menyebabkan kerugian negara. Langkah lobi telah dilakukan namun tak semuanya diakomodir Pemprov Sultra. Tahun ini, hanya dua ruas jalan dibenahi dengan pengaspalan. “Padahal, panjang jalan belum tersentuh aspal masih ada 60 persen,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga Bina Konstruksi dan Tata Ruang, Abdul Rahim tak berhasil di konfirmasi saat dihubungi Kendari Pos, kemarin. Telepon seluler bernada aktif namun tak direspons. (had/rah/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy