Istri Walikota Kendari Ajak Muslimah Menutup Aurat – Kendari Pos
Metro Kendari

Istri Walikota Kendari Ajak Muslimah Menutup Aurat

KENDARIPOS.CO.ID — Gerakan menutup aurat (Gemar) bagi kaum muslimah di Kota Kendari mulai dikampanye. Gerakan ini mendapat dukungan Ketua TP PKK Kota Kendari, Sri Lestari. Baginya, menutup aurat merupakan kewajiban setiap muslimah. Apalagi gerakan ini sejalan dengan visi-misi Pemkot Kendari. “Ajakan untuk menggunakan jilbab secara serentak ini sejalan dengan visi dari Pemkot Kendari yang ingin menjadikan kota ini sebagai kota yang bertakwa,” kata Sri Lestari saat menjadi pemateri dalam dialog perempuan dengan tema “Jilbab dari Masa ke Masa” di aula Balai Pelatihan Produktivitas Kota Kendari.

Istri Wali Kota Kendari ini menuturkan gerakan menutup aurat yang dilakukan oleh sekumpulan perempuan sholeha yang ada di Kota Kendari ini merupakan suatu gerakan yang sangat positif. Sebab tujuannya untuk mengajak saudara-saudari muslim menutup aurat sebagaimana syariat Islam. Menurutnya, Gemar ini juga tentu berdampak baik pada Kota Kendari yang akan diberikan limpahan berkah. “Kita terus mendorong seluruh masyarakat Kendari untuk meningkatkan ketaqwaan dan keimananya, niscaya daerah kita ini akan dilimpahkan berkah dan rahmat,” katanya.

Jilbab di Indonesia bukanlah barang baru. Sebab jilbab sudah ada sebelum zaman kemerdekaan bahkan banyak pejuang perempuan menggunakan jilbab. “Secara pribadi, ada kenikmatan sendiri yang saya dapatkan dengan menggunakan jilbab. Tidak hanya menggugurkan kewajiban sebagai seorang muslimah. Tapi lebih dari itu, dengan jilbab saya merasa dihargai dan diberikan rasa aman ketika menggunakan penutup kepala ini,” katanya.

Ketua TP PKK Kendari, Sri Lestari (deretan tengah, sembilan dari kanan) foto bersama dengan peserta dialog di aula Balai Pelatihan Produktivitas Kota Kendari.

Sementara itu, Emmi Wahyuni Kepala Bidang (Kabid) Perempuan Komunitas Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kendari mengatakan bahwa, Gemar ini lahir atas dasar kepedulian terhadap sesama muslim, dengan memberikan informasi bahwa hijab tidak membatasi ruang gerak kaum muslimah, hijab tidak menanggalkan identitas kita sebagai seorang muslimah.

“Dengan berhijab kita tetap bisa mengeksplor potensi kita, dengan hijab kita tetap menunjukan jati diri kita tanpa melanggar rambu-rambu syariat Islam. Intinya kita hadir ingin menginformasikan kepada masyarakat bahwa jilbab tidak membatasi ruang gerak dari kaum muslimah,” imbuhnya. Dalam Gemar, Sri lestari turut membagi-bagikan sejumlah jilbab bagi peserta diskusi yang hadir dalam forum diskusi. Gemar ini juga tidak hanya digaungkan di Kota Kendari. Namun gerakan ini secara serentak dihelat di seluruh Indonesia. (c/idh)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy