ICW Sorot Penegak Hukum : Tak Ada Upaya Miskinkan Koruptor – Kendari Pos
Nasional

ICW Sorot Penegak Hukum : Tak Ada Upaya Miskinkan Koruptor

KENDARIPOS.CO.ID — Indonesia Corruption Watch (ICW) menyoroti minimnya aparat penegak hukum menjerat tindak pidana pencucian uang (TPPU) terhadap pelaku korupsi. Sepanjang 2019, ICW mencatat hanya tiga kasus yang dijerat TPPU. Padahal pada 2018, menurut data ICW, terdapat delapan kasus TPPU yang ditangani instansi penegak hukum. “TPPU hanya tiga kasus sepanjang 2019,” kata peneliti ICW, Wana Alamsyah dikantornya, Jalan Kalibata Timur, Jakarta Selatan, Selasa (18/2).

Aparat penegak hukum, dalam hal ini KPK, Kejaksaan dan Polri, kata Wana, penanganan korupsi di Indonesia belum ada upaya memiskinkan koruptor. Padahal, konsep penanganan tindak pidana korupsi bukan hanya pemidanaan badan, tapi juga pemidanaan ekonomi. “Dari 271 penegak hukum hanya kenakan tiga kasus TPPU, ini jadi tantangan bagi penegak hukum ketika ada kasus korupsi ada pencucian uang,” tegas Wana.

Peneliti ICW, Wana Alamsyah

Salah satu kasus korupsi yang dijerat TPPU, lanjut Wana, yakni kasus dugaan suap pada pengadaan pesawat Airbus dan mesin pesawat Rolls-Rpyce di PT Garuda Indonesia. Kasus ini turut menjerat Emirsyah Satar selaku Direktur Utama Garuda Indonesia. ICW menilai, minimnya jeratan pencucian uang kepada koruptor aparat penegak hukum dinilai tidak serius dalam menjerat koruptor.

“Minimnya pencucian uang, penegak hukum tidak serius dalam menjerakan koruptor. Kalau mengingat pernyataan presiden, presiden tidak ingin bukan hanya jumlah kasus yang ditangani tapi penegak hukum melakukan assert recovery tidak tergambar dalam tindakan penegak hukum,” pungkasnya. (jpg)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy