Dugaan Penambangan Ilegal di Konut, Direktur PT Naga Bara Perkasa Ditahan – Kendari Pos
Nasional

Dugaan Penambangan Ilegal di Konut, Direktur PT Naga Bara Perkasa Ditahan

Ilustrasi Tambang

KENDARIPOS.CO.ID — Direktur PT Naga Bara Perkasa (PT. NBP), Tuta Nafisa kini ditahan Polres Konut. Dia tak sendiri. Ada enam anak buahnya turut ditahan dibalik jeruji. Salah satu diantaranya, Kepala Produksi PT NBP Rahman. Bos PT NBP ditangkap, karena diduga melakukan penambangan ilegal di Desa Molore, Kecamatan Langgikima, Konawe Utara (Konut).

Kapolres Konut, AKBP Achmad Fathul Ulum mengatakan, PT Naga Bara Perkasa belum mengantongi izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH) dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK), hingga tak memiliki izin usaha pertambangan operasi produksi dari pemerintah. Makanya, Direktur PT NBP beserta beberapa anggotanya ditangkap. “Sekarang, mereka (Direktur PT NBP) ditahan di Polsek Asera,” ujar Achmad Fathul Ulum, kemarin.

Melakukan penambangan nikel tanpa mengantongi izin dari institusi yang berkompeten, lanjut dia, merupakan pelanggaran hukum. Makanya, harus ditindak tegas. “Kita akan proses. Yang pasti, perbuatan melanggar hukum seperti ini, tak bisa dibiarkan,” jelasnya. Selain dua petinggi PT NBP, Polres Konut juga melakukan penahanan terhadap enam orang yang terlibat di lapangan dalam aktivitas penambangan. Mereka adalah kepala produksi, pengawas dan operator alat berat. “Barang bukti (BB) yang ditahan berupa empat excavator. Saat ini, BB diamankan di Polsek Wiwirano. Termasuk 4 operator dan 2 pengawas,” jelas Kapolres Konut pertama di Bumi Oheo itu.

Achmad Fathul Ulum menambahkan, kasus tersebut berawal Polres Konawe Utara menerima surat aduan, adanya aktivitas tambang tanpa izin. Selanjutnya, 22 Januari 2020 lalu, sekira pukul 15.00 wita, jajaran Polres Konut yang dipimpin Kasat Reskrim, Iptu Racmat Zam Zam, ke lokasi dimaksud untuk mengecek.

Hasilnya, ditemukan aktivitas penambangan ore nikel yang dilakukan PT. Naga Bara Perkasa, dengan menggunakan 4 unit exavator di Desa Molore, Kecamatan Langgikima. “Dari hasil interogasi ke sejumlah karyawan dan petinggi PT NBP, aktivitas penambangan tersebut tidak memiliki izin pinjam pakai kawasan dari Kementerian Kehutanan, dan tidak memiliki izin usaha pertambangan operasi produksi dari pemerintah,” tegasnya. Direktur PT Naga Bara Perkasa (PT. NBP), Tuta Nafisa maupun jajaran belum bisa dimintai keterangannya soal itu. (b/min)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy