Dua Puskesmas di Muna Mulai Beroperasi – Kendari Pos
Muna

Dua Puskesmas di Muna Mulai Beroperasi

La Ode Rimbasua

KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna resmi mengoperasikan dua fasilitas pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) baru pada tahun ini. Tambahan dua unit itu melengkapi 28 unit Puskesmas yang sudah lebih dulu beroperasi melayani masyarakat. Jumlah tersebut diklaim sudah ideal untuk melayani seluruh penduduk otorita itu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muna, La Ode Rimbasua, menerangkan, dua Puskesmas yang baru saja difungsikan itu adalah Sugi Laende dan Tanjung Batu. Puskesmas Sugi Laende akan melayani masyarakat di wilayah Kelurahan Raha I, Butung-butung, Laende dan Fookuni di Kecamatan Katobu. Sedangkan wilayah pelayanan Puskesmas Tanjung Batu meliputi Desa Kawite-wite, Pasikuta, Latampu dan Lamanu di Kecamatan Marobo dan Kabawo.

“Puskesmas pertama dibuka karena kepadatan penduduknya di wilayah pelayanan. Sedangkan Puskesmas kedua lebih kepada faktor luas wilayah dan kesulitan akses masyarakat pada fasilitas kesehatan,” terangnya. Selain tambahan dua unit tersebut, Pemkab juga melakukan renovasi Puskesmas Tampo dan Maligano. Tahun ini, penambahan fasilitas kesehatan masih terus dilakukan dengan pembangunan Puskesmas Pure di Kecamatan Wakorumba Selatan. Bahkan fasilitas itu disiapkan sebagai rumah sakit pembantu yang akan melayani pemeriksaan kesehatan ‘transit’ bagi warga Muna Timur sebelum dirujuk ke RSUD Muna di Raha. “Total sekarang ada 30 Puskesmas di 22 wilayah kecamatan. Itu tidak termasuk rumah sakit pembantu yang pembangunannya dimulai tahun ini,” terangnya.

Rimbasua mengklaim jumlah fasilitas kesehatan tersebut sudah tergolong ideal jika berpatokan pada rasio 1 : 15.000 jiwa per unit Puskesmas. Namun jika acuannya cakupan luas wilayah dan kemudahan akses, maka perlu tambahan satu unit Puskesmas baru lagi di Muna. “Bicara ideal, kalau kuantitas penduduk sudah cukup. Tapi luas wilayah belum, masih perlu ditambah di Kecamatan Lasalepa tepatnya di Desa Labone,” paparnya.

Ia menambahkan, sampai tahun 2020 baru ada 27 Puskesmas yang terakreditasi oleh Kementerian Kesehatan. Tiga masih akan diusulkan akredisinya adalah Puskesmas Wakadia di Kecamatan Watopute dan dua Puskesmas yang baru beroperasi tersebut.

Rimbasua memastikan peningkatan pelayanan kesehatan juga tidak saja diperkuat dengan jumlah fasilitas melainkan dari segi peningkatan kualitas pelayanan. Satu-satunya kendala yang dihadapi di sektor kesehatan saat ini adalah jumlah tenaga medis baik dokter, perawat maupun bidan. “Tapi kita optimalkan melalui honorer dulu. Alhamdulilah ada 51 CPNS tahun ini yang akan direkrut, semoga bisa membantu pelayanan kesehatan,” pungkasnya. (b/ode)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy