DPRD Kendari Desak PT CSFI Bayar Pesangon Karyawan – Kendari Pos
Politik

DPRD Kendari Desak PT CSFI Bayar Pesangon Karyawan

Abdul Razak

KENDARIPOS.CO.ID — Setelah di Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), puluhan eks karyawan PT Cilacap Samudra Fisihing Industry (CSFI) mengadu dan mencari keadilan di DPRD Kendari. Perusahaan yang bergerak di bidang penangkapan, pengelolaan ikan dan cooldstringe itu diduga tak membayar pesangon karyawan yang diberhentikan dan telat membayar upah karyawan.

Anggota Komisi I DPRD Kota Kendari Abdul Razak meminta perusahaan yang beroperasi di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari itu agar membayar pesangon karyawan paling lambat Maret mendatang. Bila tak bayar pesangon, ia akan mengusulkan penutupan perusahaan yang didirikan sejak tahun 2009 itu.

“Kasian mereka tidak bibayarkan haknya. Tapi sebelum itu, tentunya kami akan melakukan peninjauan di lapangan untuk memastikan bahwa perusahaan tersebut tidak melanggar peraturan investasi yang salah satu poinnya adalah pembayaran hak karyawan,” kata Razak dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak perusahaan, kemarin..

Berdasarkan hasil RDP, Razak mengatakan perusahaan tidak membayarkan pesangon karyawan dengan dalih produksi/penghasilan perusahaan menurun. Hal itu memaksa perusahaan terpaksa memberhentikan sejumlah karyawan. “Tapi mereka sudah janji, kalau bulan depan sudah menyelesaikan permasalahan tersebut,” kata legislator dari Fraksi Demokrat itu.

Senada, Ketua Komisi II DRPD Kota Kendari Andi Solilipu mengaku akan melakulan peninjauan di PT Cilacap Samudra Fishing Industry agar mengetahui duduk persoalan pemecatan karyawan. Legislator dari Fraksi PDI-Perjuangan itu mengatakan selain tak membayar pesangon, pihak perusahaan juga ditenggarai tidak membayar secara penuh upah karyawannya. Hal itu berdasarkan pengakuan salah satu karyawan PT Cilacap Samudra Fishing Industri, Musliwud.

“Gaji Musliwud selama dua bulan belakangan belum juga terbayarkan oleh perusahaan. Bahkan, gajinya yang seharusnya dibayarkan pada November tahun lalu, itu dibayarkan pada Januari tahun ini. Katanya upah minimum tahun 2019 mau dinaikkan, tapi sampai sekarang belum teralisasi,” tuturnya.

Sementara itu, perwakilan PT Cilacap Samudra Fishing Industry yang hadir dalam RDP enggan memberikan komentar. Usai pertemuan tertutup dengan DPRD itu, pihak perusahaan langsung meninggalkan Gedung DPRD Kendari tanpa memberikan keterangan apapun. (ags/b)

1 Comment

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy