Ditarget Tuntas Akhir Tahun, Jembatan Rahabangga Konawe Mulai Dikerja – Kendari Pos
Konawe

Ditarget Tuntas Akhir Tahun, Jembatan Rahabangga Konawe Mulai Dikerja

Sejumlah pekerja melakukan pengerjaan jembatan Rahabangga yang mengalami kemiringan. Meski cukup berbahaya, namun pihak Balai Jalan sudah melakukan antisipasi. Targetnya, akhir tahun ini bisa tuntas.

KENDARIPOS.CO.ID — Kondisi konstruksi jembatan Rahabangga yang menghubungkan Kecamatan Unaaha dan Uepai di Kabupaten Konawe tampak miring. Keadaan ini awalnya dikarenakan banjir pada Juni 2019 lalu. Jembatan sempat putus. Namun pihak Balai Jalan sudah melakukan antisipasi sejak awal. Dengan sistem tanggap darurat, pada Juni lalu jembatan yang putus telah difungsikan.

Balai Jalan sudah melakukan sistem pengerjaan non permanen. Dimana dilakukan penimbunan untuk menghubungkan jembatan dan diperkuat dengan opritnya. “Intinya kita fungsionalkan dulu jembatanya. Walaupun kondisinya masih agak miring. Tetapi Dalam perjalanan kita lakukan penguatan terhadap opritnya. Kami pasang geobag, beberapa pasang batu, termasuk grouting sama epoxi untuk oprit arah Kendari,” ungkap Kepala Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.4 Satker Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) Sultra, Rizka Aditiya Rachman saat dikonfirmasi, kemarin (7/2).

Pengerjaan tahap awal jembatan, dengan skema tanggap darurat bencana, kata Rizka telah dilakukan mulai Juni hingga Oktober 2019 dengan anggaran kurang lebih Rp 700 juta. Saat itu dilakukan penguatan pada bagian bawah jembatan dengan pemasangan beton. Bahkan melihat kondisi kemiringan jembatan, ditahun yang sama pihak balai sudah mengusulkan untuk penganggaran efektifnya dalam artian yang permanen.

“Jadi, kami sudah lakukan perbaikan jembatan tahap awal, dengan skema tanggap darurat dimana satu untuk fungsionalnya dan memperkuat jembatan yang sudah ada. Kemudian yang kedua permanenya kita sudah lakukan kontrak awal sejak 30 Desember 2019. Jadi kita akan lakukanpenggantian jembatan,” jelasnya.

Jadi, pembangunan jembatan di kawasan itu, lanjut dia, sudah selesai kontraknya pada 30 Desember lalu. Dimana skema perjanjian penandatanganan kontrak multiyears tahun jamak. Kalau sistem penganggaran dua tahun anggaran dari 2019 hingga 2020. Ke depan, jika jembatan yang baru ini selesai dan bisa berfungsi secara normal, baru dilakukan pembongkaran untuk jembatan lama.

“Target kami, memang di akhir tahun ini pengerjaan jembatan Rahabangga itu selesai. Dimana kami akan memperpanjang bentangnya menjadi tiga kali lipat. Nanti panjangnya 180 meter. Saat ini hanya 60 meter. Dimana kontrak anggaran Rp.95 miliar, tetapi total anggaran itu untuk dua jembatan yakni jembatan Rahabangga dan jembatan Asera di Konawe Utara,”terangnya.

Saat ini, ia mengaku telah melakukan pengerjaan seluruh kawasan untuk jalur jembatan Rahabangga yang miring. Bahkan setiap minggu dilakukan pengecekan kemiringan. Dimana, kemiringannya masih dalam kondisi yang ditolerir dan selama seminggu kemiringannya tetap. Sebab sudah ada suntikan beton di bagian bawah jembatan.

“Walaupun memang masih agak miring tetapi dalam kondisi yang masih ditolerir. Tetapi sebaiknya jangan ada dulu kendaraan over load yang melintas. Karena ini juga bisa berbahaya,”jelasnya. Jembatan rahabangga saat ini memang agak berbahaya bagi pengguna jalan. Tapi pihak balai sudah pasang portal. Dimana dikatakan bahwa kapasitas muatan kendaraan yang melalui jembatan tidak boleh berlebihan atau over load. “Ini sudah kita sosialisasikan. Tapi namanya pengguna jalan ada yang menurut ada juga yang tidak. Bahkan dalam portal pembatasan kami telah empat kali mengalami kerusakan. Namanya juga kendaraan over load dengan tinggi sekian, kadang nyangkut di portal,”ucapnya.

Sementara itu, Kontraktor PT. Brantas Abipraya, Dimas mengatakan, saat ini pengerjaan jembatan bisa cepat selesai bila ada dukungan dari semua pihak. Semua saling membutuhkan, tinggal bagaimana mengkoordinasikan itu. Sebab pengerjaan jembatan bisa lebih cepat bila persiapan lahanya juga cepat. Jadi dalam pengerjaan jembatan ini tidak akan memutus arus lalu lintas. Apalagi diketahui jembatan ini merupakan jalur lalu lintas antara Kabupaten Konawe dan Kabupaten Kolaka Timur (Jalan Trans Sultra menuju Sulawesi Selatan). (b/rah)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy