Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian Butur : Corong Informasi, Bangun Citra Positif Daerah – Kendari Pos
Buton Utara

Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian Butur : Corong Informasi, Bangun Citra Positif Daerah

KENDARIPOS.CO.ID — Organiasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Buton Utara (Butur) dituntut menjadi sumber informasi pembangunan daerah. Olehnya itu, Bupati Buton Utara (Butur), Abu Hasan membentuk satu humas setiap perangkat daerah. Mereka diberikan surat keputusan (SK) pengangkatan yang diterbitkan kepala dinas masing-masing.

Abu Hasan mengatakan, peran Humas sangat penting sebagai ujung tombak informasi, menjabarkan capaian program organisasi perangkat daerah. “OPD dituntut memberikan pelayanan kepada masyarakat termasuk pelayanan informasi publik yang benar dan akurat,” ujarnya.
Mantan Karo Humas Pemprov Sultra itu menambahkan, Humas OPD harus penyampaian informasi pembangunan daerah agar diketahui masyarakat. Humas OPD memberikan informasi, penjelasan, klarifikasi, konfirmasi tentang situasi yang berhubungan dengan dinas. “Humas harus memiliki talenta membangun image dan citra positif institusi. Humas adalah seni membangun informasi dengan publik supaya ada pengertian serta pemahaman antara institusi dengan publik,” terangnya.

Bupati Butur, Abu Hasan saat memberikan pengarahan kepada seluruh pimpinan OPD. Supaya memudahkan ekspose kinerja pemerintahan, dia membentuk humas tiap OPD.

Abu Hasan mengingatkan, imbas informasi pembangunan tak sampai ke publik, sehingga pemerintah banyak menerima bully seolah-olah tidak ada progres pembangunan. Padahal, sudah banyak program pembangunan infrastruktur terealisasi. “Humas yang ditunjuk kepala dinas masing-masing, harus mempunyai wawasan luas, banyak membaca dan punya data. Kita fokus ke instansi supaya bercitra positif. Humas juga bisa menjelaskan kesalah pahaman terkait pemberitaan negatif kepada publik,” katanya. (had)

Suplai Jaringan Internet Semua OPD

KENDARIPOS.CO.ID — Dinas Komunikasi, Informasi dan Persandian Kabupaten Buton Utara (Butur) terus meningkatkan kapasitas jaringan informasi pemerintahan. Instansi yang dipimpin Kadim itu, menyuplai kebutuhan jaringan internet semua organiasi perangkat daerah (OPD). “Kominfo Butur memiliki tugas utama mewujudkan misi kedelapan Bupati Butur. Yakni: membangunan dan meningkatkan sistem informasi daerah yang berbasis data online,” ungkap Kadim, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Butur.

Kadim, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Butur.

Sistem informasi merupakan sebuah kebutuhan yang tidak bisa dihindari. Olehnya itu sebagai penunjang, pihaknya telah memprogramkan pengadaan server hosting dan Colocation Server. Kadim menambahkan, Diskominfo terus meningatkan kapasitas jaringan internet, tersabung di semua OPD. Data statistiknya meningkat dari tahun ke tahun. Tercatat, tahun 2016, kapasitas akses internet hanya 4 Mbps. Kemudian, tahun 2017 terjadi peningkatan signifikan menjadi 26 Mbps. “Untuk tahun 2018 kapasitas jaringan internet 32 Mbps dan tahun 2019 40 Mbps,” ujarnya.

Tenaga Teknisi Dinas Kominfo Butur, Johan Satari dan Aris mengoperasikan Server Hosting dan Colocation Server di Gedung Data Center Dinas Kominfo dan Persandian.

Mantan Kadis Koperasi Buton Utara itu menambahkan, 33 organisasi perangkat daerah menggunakan jaringan internet, disediakan Diskominfo. Jumlah instansi pengguna internet dari tahun ke tahun semakin bertambah. Diskominfo Butur juga membangun sarana intranet Tower Backbone Wide Area Netword yang fungsinya mengkoneksikan 34 OPD dalam jaringan intranet dengan media wireless. Ini untuk mendistribuskan layanan sistem informasi pemerintah. “Selain itu, Kominfo juga menjadi pusat informasi publik. Tupoksinya mengkaunter penyebaran luasan informasi semua kegiatan pemerintah daerah. Kemudian disebarluaskan ke khalayak umum melalui media cetak dan elektronik. Semua ini untuk membangun citra positif,” jelasnya. (had)

Bangun Tower Penguat Sinyal

KENDARIPOS.CO.ID — Dinas Komunikasi, Informasi dan Persandian Kabupaten Butur memasang penguat sinyal di empat kecamatan. Ini sekaligus menuntaskan problem di desa yang belum tersentuh sinyal. Tak hanya itu, Diskominfo telah mengajukan proposal ke Kementerin Komunikasi dan Informatika untuk pembangunan menara Base Transceiver Station (BTS). Hanya saja belum terealisasi pembangunannya sampai saat ini. Olehnya itu, tower penguat sinyal sementara sebagai solusi.

“Pembangunan satu tower penguat sinyal ditempatkan di Kecamatan Kambowa. Satu di Labuan Kecamatan, Wakorumba Utara, dan dua di Kulisusu Utara,” ujar Kadim, Kadis Komunikasi, Informatika, dan Persandian, Buton Utara. Kadim menambahkan, banyak masyarakat mengeluhkan jaringan telefon telkomsel lelet. Gawean Diskominfo hanya sebatas melakukan langkah koordinasi.

MaNtan Kadis Koperasi Butur itu menuturkan, perlu dipahami Telkomsel itu statusnya swasta. Olehnya itu, Dinas Kominfo Butur tidak bisa mengintervensi atau memberikan sanksi terhadapTelkomsel jika pelayanan jaringan jelek. “Jika ada pelanggan merasa dirugikan atas pelayanan jaringan Telkomsel, bisa langsung mengadu ke pihak profider. Dinas Kominfo hanya melaksanakan pengelolaan dan informasi pemerintahan daerah, pengelolaan domain daerah dan e-govermen di daerah,” tandasnya. (*)

Komunikasi antar OPD, Gunakan Teknologi VoIP

KENDARIPOS.CO.ID — Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Buton Utara (Butur) terus berinovasi. Teranyar, pihaknya menyediakan teknologi komunikasi Voice Over Internet Protocol (VoIP) antar organiasi perangkat daerah menggunakan handphone dan kedepannya akan menggunakan video converence.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kabupaten Buton Utara (Butur), Kadim mengatakan, Voice Over Internet Protocol (VoIP) merupakan teknologi yang mampu melewatkan trafik suara, video, dan data berbentuk paket melalui jaringan IP. “Dalam komunikasi VOIP, pemakai melakukan hubungan telepon melalui terminal berupa PC atau telepon. Terminal akan berkomunikasi dengan gateway melalui telefoni lokal. Hubungan antar gateway dilakukan melalui network IP, berupa network paket apapun. Termasuk ATM, FR, Internet, Intranet, atau line E1,” jelasnya.

Kadim menambahkan, untuk langkah awal penggunaan VoIP baru diterapkan antara Badan Keuangan Daerah (BKD) dengan Sekretariat Daerah (Setda) Butur. “Voip menawarkan transportasi sinyal yang lebih murah, feature tambahan, dan transparansi terhadap data komputer,” terangya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy