Deteksi Dini Risiko Serangan Jantung di Prodia Kendari – Kendari Pos
Kesehatan

Deteksi Dini Risiko Serangan Jantung di Prodia Kendari

Karyawan Prodia sedang melakukan pelayanan kesehatan.

KENDARIPOS.CO.ID — Serangan jantung merupakan suatu kondisi jantung tidak dapat berfungsi setelah otot penggeraknya rusak akibat kekurangan pasokan oksigen. Penyebab utamanya adalah aterosklerosis, yakni penyempitan atau pengerasan pembuluh darah, yang menyebabkan darah pembawa oksigen terhambat sampai ke jaringan sel otot jantung.

Penyakit kardiovaskular termasuk serangan jantung dan juga penyakit serebrovaskular masih menjadi penyebab kematian terbesar di dunia. Setidaknya, 17,9 juta orang meninggal setiap tahun akibat penyakit kardio dan serebrovaskular. Angka tersebut merupakan 31 persen dari total angka kematian di seluruh dunia. Selain ditentukan oleh gaya hidup, faktor genetik juga sangat menentukan risiko terjadinya penyakit tersebut di kemudian hari.

Gejala penyakit jantung yang dapat diwaspadai misalnya gejala nyeri dada kiri yang menjalar ke lengan kiri atau punggung atau leher, keringat dingin, sesak nafas, berdebar dan lain-lain. Tetapi serangan jantung juga dapat terjadi tanpa gejala. “Itulah mengapa serangan jantung disebut sebagai “silent killer” (pembunuh diam-diam). Oleh karena itu, deteksi sedini mungkin perlu dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya potensi risiko seseorang terhadap penyakit tertentu,” ujar Novita Ayu, Customer Care Prodia Kendari, kemarin.

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mendeteksi risiko penyakit kardiovaskular dan serebrovaskular adalah melalui pemeriksaan berbasis genetik yang dapat dilakukan di Laboratorium Klinik Prodia, yakni Vascularisk. Pemeriksaan ini mampu memprediksi risiko seseorang terhadap kelompok penyakit kardiovaskular (atrial fibrilasi atau kondisi di mana denyut jantung tidak beraturan, penyakit jantung koroner dan serangan jantung), kelompok penyakit serebrovaskular (stroke dan pelebaran pembuluh darah di otak) dan kondisi yang terkait dengan penyakit vaskular yaitu hipertensi, familial hiperkolesterolemia, dan obesitas.

Hasil pemeriksaan Vascularisk akan mengelompokkan seseorang dalam empat kelompok, yakni high risk, potential risk, average risk dan low risk. Jika hasilnya menunjukkan seseorang memiliki high risk terhadap penyakit tertentu, artinya secara genetik seseorang tersebut memiliki risiko lebih tinggi akan penyakit tersebut. Dengan mengetahui risikonya lebih awal, maka merubah atau memperbaiki pola hidup yang lebih sehat dapat segera dilakukan agar terhindar dari munculnya penyakit yang berisiko hingga komplikasinya dikemudian hari.

“Pemeriksaan Vascularisk sangat kami anjurkan untuk setiap individu yang ingin mengetahui risiko penyakit tersebut dan juga individu dengan riwayat keluarga yang menderita penyakit kardiovaskular dan serebrovaskular. Pemeriksaan ini akan semakin berdampak baik jika dilakukan sedini mungkin, yakni dapat dilakukan sejak usia 18 tahun dan cukup dilakukan satu kali seumur hidup” pungkasnya. (uli/rls)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy