Desain Jembatan Penghubung Muna-Buton Segera Dibahas, Pembangunan akan Dimulai 2021 – Kendari Pos
Metro Kendari

Desain Jembatan Penghubung Muna-Buton Segera Dibahas, Pembangunan akan Dimulai 2021

KENDARIPOS.CO.ID — Rencana besar Pemprov Sultra menghubungkan antara Kepulauan Buton dan Muna perlahan terealisasi. Pembahasan desain Jembatan Baruta telah dijadwalkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akhir Februari ini. Jika tak ada kendala, pembangunan mega proyek ini akan dimulai tahun 2021 mendatang. Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA) Sultra, Abdul Rahim mengatakan kementerian PUPR akan membahas desain pembangunan jembatan penghubung tanggal 26 Februari mendatang. “Ini memang gawean dari Kementerian. Jadi, yang akan dibahas itu desain awal yang kita tawarkan, apakah akan menggunakan desain dari kita atau pihak Kementerian memiliki desain sendiri. Itu yang akan dibahas nanti Rabu depan,” ungkapnya saat dihubungi melalui sambungan telepon kemarin.

Di sisi lain, Pemprov diminta menyusun analisis dampak lingkungan (Amdal). Tahun ini, ditargetkan prosesnya akan dimulai. Apalagi proses lelangnya sudah dimulai. Nilanya, Rp 1,2 miliar. Ia berharap pengerjaan fisik jembatan sudah bisa dilaksanakan tahun 2021 mendatang.
“Kita harapkan segera dikerjakan dan bisa selesai tahun ini juga. Jika amdal selesai, kita berharap pembangunan fisik sudah bisa dimulai. Sejauh ini, sudah hampir tidak ada kendala. Tinggal kita meminta dukungan semua pihak agar, program besar menyatukan dua wilayah Kepulauan Muna dan Buton bisa terealisasi,” katanya.

Soal pembebasan lahan sambungnya, sudah seleasi. Pemerintah Kabupaten Buton Tengah dan Pemerintah Kota Baubau telah membayarkan ganti rugi. “Soal lahan pun sudah selesai. Tidak ada kendala lagi. Pembebasan lahan yang menjadi tanggungjawab Pemda Buton Tengah sudah dilakukan, begitu juga pembebasan lahan yang menjadi tanggungjawab Pemda Baubau sudah diselesaikan,” tegasnya.

Anggota Komisi III DPRD Sultra, Salam Sahadia mengungkapkan dukungannya agar dilakukan percepatan pembangunan mega proyek tersebut. Menurutnya, ada dampak positif yang begitu besar dengan terealisasinya pembangunan jembatan penghubung dua wilayah Kepulauan Muna dan Buton.

“Kita berharap pembangunan tersebut bisa dipercepat. Terlebih sudah tidak ada kendala lagi dalam prosesnya. Masyarakat pun pasti sangat antusias agar program tersebut dapat terealisasi segera. DPRD pun siap untuk memberikan rekomendasi perecepatan pembangunan, demi melancarkan pembangunan tersebut,” ungkapnya.

Ilustrasi jembatan

Politisi Demokrat ini dampak besar yang bisa diterima masyarakat adalah terkait persoalan ekonomi. “Prinsipnya ekonomi akan bertumbuh dengan adanya jembatan penghubung antara pulau Muna dan Buton tersebut. Dimana sebelumnya, masyarakat harus memutar dan menyebrangi lautan menggunakan kapal, menghabiskan waktu begitu lama. Dengan adanya jembatan ini nantinya, akses akomodasi barang dan jasa bisa jauh lebih lancar,” jelasnya.

Selain sektor ekonomi, masala keterisolasian dapat terbuka dengan adanya jembatan tersebut. “Masyarakat akan merasakan dampaknya secara langsung. Tidak ada lagi pemisah, proses silahturahmi yang dibatasi jarak dan medan, antara dua wilayah dapat dipangkas. Kita harapkan program ini dapat terealisasi. Soal siapa yang mengerjakan dan apa sumbangsinya yang penting saat ini masyarakat bisa mendapatkan manfaatnya,” pungkasnya. (b/yog)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy