Cegah Virus Corona, Pemkab Kolaka dan Bombana Optimalkan Pengawasan Pintu Masuk TKA – Kendari Pos
Nasional

Cegah Virus Corona, Pemkab Kolaka dan Bombana Optimalkan Pengawasan Pintu Masuk TKA

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Penularan virus Corona terus mengintai. Kasusnya pun telah menyebar di sejumlah negara. Indonesia khususnya Sultra memiliki potensi penyebaran virus ini. Pasalnya, cukup banyak Tenaga Kerja Asing (TKA) asal virus ini yakni China. Tak ingin terserang virus mematikan tersebut, sejumlah Pemerintah Daerah (Pemda) di Sultra pun mulai melakukan antisipasi.

Di Kolaka, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat mulai meningkatkan pengawasan jalur masuk wilayah berjuluk Bumi Mekongga. Bandara Sangia Nibandera Kolaka, Dinas Perhubungan dan Syahbandar Kolaka siaga memantau warga yang datang. Sementara di Bombana, Pemkab melakukan pengecekan beberapa perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing (TKA) asal China.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kolaka, Harun Masirri mengungkapkan, meskipun serangan virus corona tidak terdapat di Kolaka, namun pihaknya tetap melakukan upaya antisipasi sejak dini. Untuk itu, pihaknya akan selalu memantau kesehatan para pengunjung yang memasuki wilayah otorita Ahmad Safei.

“Jadi semua pengunjung atau wisatawan yang masuk ke Kolaka melalui darat, laut maupun udara akan selalu kami pantau kesehatannya. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi pengunjung yang terserang virus corona untuk masuk ke Kolaka,” tuturnya saat rapat koordinasi (Rakor) lintas sektor di aula Dinkes Kolaka akhir pekan lalu.

Di sisi lain, pihaknya akan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait gejala corona. Sehingga ketika ada warga yang mempunyai gejala terserang virus corona, maka warga tersebut langsung dibawa ke pusat layanan kesehatan.

“Diantara gejala seseorang terserang virus corona yaitu demam, batuk, serta sesak napas dan itu disebabkan oleh penyebaran infeksi novel corona virus. Kalau ada warga atau pengunjung yang mengalami gejala seperti itu maka segera bawa ke rumah sakit atau puskesmas,” pesannya.

Untuk memaksimalkan pencegahan virus corona, pihaknya akan memasang spanduk untuk penyebarluasan informasi pencegahan virus corona di beberapa titik seperti depan atau tempat keluar pelabuhan, bandara, di Kelurahan Sabilambo. “Supaya pencegahan ini lebih maksimal, maka kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan saat bepergian di tempat keramaian jangan lupa gunakan masker,” pintanya.

Sementara, Kepala Dinkes Bombana, dr. Sunandar menegaskan telah melakukan survei di seluruh perusahaan di Bombana yang mempekerjakan TKA. Hasilnya, Bombana masih bebas dari virus ini. “Meski belum ada kasus virus corona yang ditemukan di wilayah Bombana, namun perlunya kehati-hatian dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, khususnya masyarakat yang tinggal diwilayah tambang. Jadi tetap mengutamakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS),” katanya.

Pulau Kabaena lanjut mantan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bombana itu, menjadi salah satu wilayah yang dianggap rentan penyebaran jenis virus yang diduga berasal dari hewan ini Sebab, ada beberapa perusahaan tambang yang di dalamnya terdapat TKA asal China.

Laman: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy