Cawawali Kendari akan Dicecar Setiap Fraksi Parlemen – Kendari Pos
Politik

Cawawali Kendari akan Dicecar Setiap Fraksi Parlemen

KENDARIPOS.CO.ID — Calon Wakil Wali Kota (Pilwawali) Kendari tak perlu membuat visi misi. Sebab mereka hanya mendampingi Wali Kota Sulkarnain yang berusaha merealisasikan visi misinya. Calon akan dicecar setiap fraksi di parlemen.

Subhan

Ketua Panitia Pilwawali Kendari, Subhan mengimbau kepada para calon Wawali, Adi Jaya Putra (AJP) dan Siska Karina Imran untuk tidak membuat konsep visi dan misi saat sidang paripurna, 5 Maret mendatang.

Karenakan, Wawali terpilih hanyalah akan mendamping Wali Kota bekerja disisa masa periode 2017 – 2022.

Ketua DPRD Kendari ini berharap siapapun yang terpilih nanti bisa mendapingi Wali kota dalam menjalankan roda pemerintahan dengan amanah.

Meski tanpa visi misi, kata Subhan, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan para calon. Pertama, calon harus secara resmi melakukan pendaftaran kepada pantia tehitung sejak 17 – 19 Februari mendatang.

Kedua, calon harus mempersiapkan berkas adminstratif yang telah ditetapkan dalam tata tertib Pilwawali yang sudah diatur dalam Pasal 24 dan 25 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib (Tatib) DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota.

“Mereka harus lengkapi itu, misalnya berkas hasil pemeriksaan kesehatan, informasi diri dan lainnya. Itu penting karena berkasnya akan kami teliti, untuk kemudiam masuk tahap berikutnya. Kalau tidak lengkap kami beri waktu untuk memperbaiki secepatnya sebelum masa pendaftaran calon tertutup pada 19 Februari,” kata Subhan.

Selanjutnya kata Subhan, nantinya kandidat diwajibkan menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan dari perwakilan fraksi di parlemen. Hanya saja, kata Subhan, model pertanyaannya sudah dituangkan dalam sebuh kertas dari perwakilan fraksi.

“Ada tujuh fraksi yang mengajukan pertanyaan. Setiap fraksi di wakili satu orang. Setiap orang menuliskan tiga pertanyaan dalam tiga buah kertas. Jadi total pertanyaan ada 21. Dalam kertas tersebut tidak ditulis nama penanya dan nama fraksi. Jadi murni tidak diketahui calon Wawali,” beber Subhan.

Calon wawali tak harus jawab semua pertanyaaan. Mereka hanya diwajibkan mengambil dua pertanyaan saja, untuk dibacakan panitia dan mereka jawab. Hasil dari jawaban mereka tentunya bisa menjadi pertimbangan para pemilik hak suara di parlemen yang jumlahnya 35 suara. (ags/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy