Butur Religius, Abu Hasan Bangun Islamic Center dan Rumah Ibadah – Kendari Pos
Buton Utara

Butur Religius, Abu Hasan Bangun Islamic Center dan Rumah Ibadah

KENDARIPOS.CO.ID — Abu Hasan sosok pemimpin visioner. Dia sadar, pembangunan daerah tak akan maksimal, jika tidak didukung sumber daya manusia (SDM). Pun SDM handal tak akan banyak guna, jika tidak memiliki moral yang baik. Untuk itu, saat dipercaya masyarakat Buton Utara (Butur) empat tahun lalu menjadi bupati, salah satunya visinya: Mewujudkan Butur Religius. Disadari, daerah yang bernafaskan agama (religius), maka masyarakatnya akan tentram.

Salah satu jalan mewujudkan visi Butur Religius, Abu Hasan bersama Ramadio, menggelontorkan anggaran miliran rupiah membangun rumah ibadah. Empat tahun memimpin, pasangan dengan akronim ABR tersebut, berhasil mempersembahkan mahakarya berupa Islamic Center dan Masjid Raya At-Taqwa. Dua bangunan itu telah dimanfaatkan. Islamic center diproyeksi menjadi pusat kegiatan keagamaan, penyebaran syiar agama Islam dan kegiatan pemerintah daerah lainnya. Masjid At Taqwa menjadi masjid raya.

Bupati Butur, Abu Hasan menuturkan, pembangunan Islamic Center menyedot anggaran miliaran rupiah. Gedung ini menjadi pusat syiar dan dakwah untuk membumikan Alquran. “Pembangunan Islamic Center, rumah ibadah dan rumah quran, merupakan bukti konkret upaya
membawa daerah ini menjadi lebih religius,” ujar Abu Hasan. Tahun 2018 lalu, Butur sukses menjadi tuan rumah atau sebagai penyelenggara MTQ tingkat provinsi dan sukses meraih juara umum: 11 emas, 5 perak dan 4 perunggu.

Mantan Karo Humas Pemprov Sultra menambahkan, pembangunan Islamic Center tak hanya menjadi tempat penyelanggaraan MTQ. Tetapi, menjadi wadah strategis pembinaan umat muslim untuk mewujudkan Butur sebagai kabupaten relegius. “Pembangunan di sektor keagamaan terus digaungkan. Angggaran miliaran rupiah telah saya gelontorkan. Demi mewujudkan Butur yang relegius, aman dan berbudaya,” terangnya. (had)

Cetak Penghafal Quran

KENDARIPOS.CO.ID — Pembangunan Rumah Quran menjadi bukti lain keseriusan Abu Hasan-Ramadio (ABR) menciptakan Butur Religus. Rumah Quran ini menjadi pusat tempat belajar melafadzkan dan mentadaburi kitab suci pegangan umat muslim tersebut. Tak hanya itu, Rumah Quran telah banyak mencetak penghafal Alquran.

Bupati Butur, Abu Hasan menjelaskan, pembangunan Rumah Quran menjadi skala prioritas. Olehnya itu, sarana atau fasilitas masyarakat untuk belajar Alquran harus memadai. Rumah Quran menjadi sarana pembinaan umat muslim dalam memahami dan menerapkan perintah yang terdapat dalam kitab suci Alquran.

Bupati Butur, Abu Hasan foto bersama santri dan satriwati di Rumah Quran. Dia berkomitmen membentuk generasi unggul dan bertakwa.

“Saya ingatkan kepada pemerintah desa dan kepala sekolah, jangan halangi anak-anak untuk menghafal Alquran. Di desa sangat kondusif, belum terkontaminasi seperti desa lain. Bagus untuk menghafal Alquran,” ujar Abu Hasan. Ketua KONI Butur itu berharap, Rumah Quran dapat dimanfatkan sebaik-baiknya sebagai pusat pengkajian, pembelajaran, maupun bimbingan di bidang keagamaan. Bukan hanya dimanfaatkan anak-anak yang baru belajar. Tetapi, orang tua yang belum pandai melafadzkan Alquran jangan malu untuk belajar di Rumah Quran. “Generasi bangsa penghafal Alquran tidak pernah menganggur. Olehnya itu, sementara saya cari orang paham agama yang bisa menjelaskan tentang tafsir hadis, Alquran dan fiqih. Termaksud, penyuluh agama di semua desa,” ungkapnya. (*)

Benahi 12 Rumah Ibadah

KENDARIPOS.CO.ID — Bupati Butur, Abu Hasan terus membenahi fasilitas rumah ibadah. Tak tangung-tanggung, Kedua DPD PDI Perjuangan Sultra itu menggelontorkan anggaran miliaran rupiah untuk pembangunan rumah ibadah di daerah berjuluk Lipu Tinadekono Sara tersebut. “Sebanyak 12 masjid mendapatkan suntikan anggaran hibah sebesar Rp 935 juta. Itu diperuntuk untuk rahabilitasi atau perbaikan masjid. Demikian juga pembangunan Rumah Quran terus dilakukan dan terus aktif dalam rangka menciptakan generasi muda beriman, bertaqwa dan cinta quran,” ujar Abu Hasan.

Abu Hasan pemimpin yang low profil. Murah senyum dan ramah pada semua warganya.

Mantan Karo Humas Pemprov Sultra itu menegaskan, memproritasikan pembangunan di sektor keagamaan sejalan dengan visi pemerintah daerah yaitu: terwujudnya masyarakat Aman, Berbudaya dan Religius. Hingga saat ini, telah terbentuk 5 Rumah Quran dengan jumlah santri ratusan orang.

Tak hanya itu, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) selaku organisasi keislaman juga dibentuk, baik ditingkat kabupaten, kecamatan maupun desa dan kelurahan. Organiasi ini merupakan media pemberdayaan dan pengembangan pendidikan keagamaan bagi anggota. “Berbagai kegiatan telah dilakukan, antara membentuk kelompok yasinan, kelompok Jumat mengaji dan penyelenggaraan jenazah. Serta memeriahkan hari hari besar Islam,” jelasnya.

Abu Hasan mendoakan Butur makin sejahtera.

BKMT Buton Utara juga melakukan lomba antar kabupaten dan pada tahun 2020 meraih Juara II Lomba Daiya tingkat provinsi. Hingga tahun 2019, jumlah majelis taklim yang telah terbentuk sebanyak 43 kelompok. Tersebar di masing-masing kecamatan dan desa/kelurahan. (had)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy