Buat SIM di Polres Kendari : Warga Bayar Tanpa Kwitansi, SIM C Rp 300 Ribu – Kendari Pos
Hukum & Kriminal

Buat SIM di Polres Kendari : Warga Bayar Tanpa Kwitansi, SIM C Rp 300 Ribu

KENDARIPOS.CO.ID — Warga berinisial MF (32) mengaku kecewa dengan layanan pembuatan surat izin mengemudi (SIM). Dia merasa dipermainkan oleh oknum petugas. Pasalnya, tarif yang dikenakan tak sesuai dengan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) SIM. Selain itu, ia diminta melakukan pembayaran secara tunai. Padahal ia berkeinginan membayar secara non tunai.

Apalagi pembayarannya tak dilengkapi kwitansi pembayaran. Kronologisnya, MF (32), datang ke Polres Kendari untuk membuat SIM kendaraan roda dua dua pekan lalu. Rencananya, ia ingin membuat SIM C. Dia pun mengikuti sejumlah prosedurnya. Pertama MF mengambil surat keterangan berbadan sehat, kemudian mengantri ke loket untuk mengambil formulir pendaftaran.

Ilustrasi

Setelah mengisi form pendaftaran, dia lalu menyerahkan form tersebut ke petugas piket pembuat SIM. Anehnya dia diminta untuk membayar tarif Rp 300 ribu tanpa adanya bukti pembayaran. Baginya, tarif Rp 300 ribu tak sesuai dengan harga yang ditetapkan oleh PNBP. Awalnya, ia meminta pembayaran dilakukan secara non tunai. Namun salah seorang petugas tidak mau, dan kemudian meminta pembayaran tunai. Usai membayar, kemudian dia lalu berfoto dan sidik jari untuk pembuatan SIM.”Apa gunanya itu ATM BRI, seharusnya pembayaran Non Tunai. Kita sudah diminta bayar harga tidak wajar, disuruh lagi bayar Rp 300 ribu,”kesalnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Kendari AKP Sri Endang mengatakan, prosedur pembuatan SIM sesuai SOP pada umumnya. Masyarakat yang membuat SIM harus mengambil formulir lalu di foto kemudian mengikuti tes. AKP Endang menuturkan sesuai Sesuai PP Nomor 60 Tahun 2016, tarif PNBP pembuatan SIM yakni, SIM A Rp 120 dan SIM B Rp 120 dan SIM C Rp 100. “Jadi, itu tarif harga pembuatan SIM yang sebenarnya,”kata Endang.

Mengenai keluhan tersebut, AKP Sri Endang mengaku tidak tahu menahu. Selama menjabat sebagai Kasat Lantas, pembuatan SIM harus mengikuti aturan. Dia membenarkan adanya pembayaran non tunai dan tunai. Namun proses pembayarannya tergantung pada pihak yang melakukan permintaan. “Kalau non tunai tergantung pak. Yang jelasnya kalau masyarakat maunya tunai, kita tetap berikan slip,” ujar AKP Sri Endang. (b/ade)

3 Comments

3 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy