BPS Muna Maksimalkan Sosialisasi Terkait Sensus Penduduk – Kendari Pos
Muna

BPS Muna Maksimalkan Sosialisasi Terkait Sensus Penduduk

Sensus Penduduk

KENDARIPOS.CO.ID — Jumlah penduduk di Kabupaten Muna akan kembali dihitung tahun 2020 ini. Badan Pusat Statistik (BPS) setempat merencanakan pelaksanaan sensus penduduk dalam dua gelombang yakni Februari sampai Maret dan pada bulan Juli mendatang. Rapat koordinasi kabupaten baru saja digelar untuk tahap sosialisasi kepada pemerintah, TNI/Polri dan instansi terkait lainnya. Kepala BPS Muna, Kadir Pua, menerangkan sensus merupakan kegiatan yang digelar setiap 10 tahun. Sensus penduduk 2020 merupakan kali ketujuh digelar secara nasional. Sensus kali ini dilakukan dengan dua metode yakni online dan wawancara. Metode online baru diterapkan.

“Sensus online dilaksanakan mulai 15 Februari sampai 31 Maret. Sedangkan metode wawancara dijadwalkan mulai tanggal 1 sampai 31 Juli,” terangnya, Rabu (12/2).

Kadir Pua menambahkan secara nasional sensus online ditargetkan bisa menjaring 22,9 persen jumlah penduduk. Sedangkan di Muna diupayakan melampaui target tersebut. Agar lebih mudah tercapai, Kadir meminta bagi pegawai dan keluarganya menggunakan metode online tersebut. Ia juga berharap metode sensus online dapat disosialisasikan pada seluruh lapisan masyarakat.

Tata cara sensus online sendiri diawali dengan membuka laman sensus.bps.go.id. Selanjutya sistem akan memberi petunjuk yang bisa diikuti. Metode itu digunakan untuk meningkatkan kesadaran penduduk dalam melaporkan data secara mandiri. Sekaligus memudahkan proses sensus bagi wilayah yang sulit dijangkau petugas. Masyarakat yang tidak terkafer dalam sensus online, BPS akan melakukan pendataan melalui tatap muka langsung. Petugas akan melakukan wawancara dengan 21 butir pertanyaan yang meliputi 16 pertanyaan seputar kependudukan dan 5 ihwal perumahan. “Hasil sensus diupayakan bisa dirilis akhir tahun,” ujarnya.

Pj. Sekretaris Kabupaten (Sekab) Muna, Ali Basa, menyebut sensus penduduk sangat penting karena merujuk data faktual. Berbeda dengan data Dinas Kependudukan yang merujuk data administratif. Makanya, sensus akan menjadi salah satu rujukan Pemkab Muna dalam menetapkan haluan pembangunan daerah di sektor sumber daya manusia, infrastruktur dan ekonomi. Sensus diharapkan dapat melahirkan pemetaan kebutuhan strategis masyarakat misalnya air bersih, irigasi, jalan. Termasuk, akan menjadi pegangan dalam menyiapkan kebijakan menghadapi bonus demografi. “Data sensus akan menjadi basis perencanaan dan pelaksanaan pembangunan,” pungkasnya. (b/ode)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy