4 Tahun Abu Hasan Bangun Daerah : SDM Unggul, Buton Utara Maju dan Sejahtera – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

4 Tahun Abu Hasan Bangun Daerah : SDM Unggul, Buton Utara Maju dan Sejahtera

KENDARIPOS.CO.ID — Hari ini, genap 4 tahun Bupati Buton Utara (Butur), Abu Hasan bersama Wakil Bupati, Ramadio membangun daerah. Sederet infrastruktur yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dibangun duet berakronim ABR itu. Bupati Abu Hasan belum memikirkan pilkada. Dia lebih memilih bekerja ikhlas membangun Butur. Jalan rusak di daerah berjuluk Lipu Tinadekono Sara itu dibuat mulus dengan balutan aspal. Jembatan penghubung dibangun, rumah warga yang tak layak huni dibenahi. Sektor pelayanan kesehatan ditingkatkan. Aspek pendidikan hingga pengembangan pertanian organik tak luput dari fokus pembangunan Bupati Abu Hasan. Capaian itu dipaparkan Bupati Abu Hasan dalam ekspose pembangunan dengan tema “SDM Unggul Buton Utara Maju dan Sejahtera”.

Bupati Buton Utara, Abu Hasan mengungkapkan terwujudnya visi masyarakat yang aman, berbudaya dan religius menuju Buton Utara yang maju dan sejahtera sebagai bukti keberpihakan pemerintah kepada masyarakat. Tujuannya agar 60 ribu penduduk Butur dapat hidup sejahtera dan menikmati hasil pembangunan disegala aspek kehidupan. “Agenda utama pembangunan yang terdiri dari peningkatan Sumber Daya Manusia, peningkatan infrastruktur, peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik, mendorong pertumbuhan ekonomi, pengelolaan sumber daya alam, kerja sama luar negeri, menerapkan keamanan dan sistem informasi masyarakat daerah berbasis online dapat terealiasi dengan hasil yang memuaskan,” ujar Abu Hasan.

Mantan Karo Humas Pemprov Sultra itu menambahkan, kajian dan perhatian yang jeli terhadap penanggulangan permasalahan masyarakat adalah tuntutan utama yang dilakukan bersandar dari pengalaman selama terjun dalam dunia politik dan sistem pemerintahan yang mengedepankan kepentingan rakyat dan didasari dengan nilai ibadah. “Persentase penduduk miskin turun dari 16,35 persen pada tahun 2016 turun menjadi 14,93 pada tahun 2018. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2016 sebesar 64,65 dan naik menjadi 67,13 pada tahun 2018. Tingkat pengangguran dari 2,39 persen turun menjadi 1,46 persen pada tahun 2018. Dan diprediksi akan terus terjadi penurunan pada tahun 2020 karena telah dibangun Balai Latihan Kerja dalam rangka menciptakan wirausaha muda atau pencari kerja yang terampil dan mandiri,” ungkap Abu Hasan.

Ketua DPD PDIP Provinsi Sultra itu membeberkan, dua tahun berturut-turut Butur Utara mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK dalam tata klelola keuangan dan aset daerah. Yakni tahun 2017 dan tahun 2018. Selain itu, peningkatan kualitas SDM dibidang pendidikan usia Dini (PAUD), peningkatan kualitas dan Jumlah tenaga pendidik, peningkatan akses pendidikan, pembangunan sarana prasarana pendidikan dan rehabilitasi sarana pendidikan pada semua jenjang pendidikan TK, SD, SMP dan SMA

Selain itu, pembangunan dibidang kesehatan bertujuan agar semua lapisan masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan secara mudah, murah dan merata. Pemkab Butur meningkatkan derajat kesehatan melalui peningkatan akses kesehatan dan fasilitas pelayanan mutu kesehatan. “Fasilitas kesehatan meningkat. Tahun 2016 hanya 158, tahun 2019 meningkat menjadi 218, yakni satu unit RSUD, Puskesmas rawat inap 6 unit, Puskesmas rawat jalan 4 unit, Pustu/poskesdes 38, 4 unit Posyandu 4 dan 65 unit Posbindu,” rinci Abu Hasan.

Peningkatan pelayanan kesehatan, bukan hanya pengadaan alat kesehatan memadai. Melainkan dengan penambahan tenaga kesehatan atau dokter spesialis sebanyak 5 orang. “Yakni dokter spesialis anak, spesialis anastesi, spesialis kandungan, spesialis bedah dan spesialis penyakit dalam,” terang Bupati Butur Abu Hasan. Kemudian, untuk mewujudkan Butur relegius, Pemkab Butur membangun gedung Islamic center, pembangunan rumah ibadah dan pembangunan rumah Alquran. Tahun 2018, Kabupaten Buton Utara sukses menjadi tuan rumah MTQ tingkat provinsi dan sukses meraih juara umum dengan 11 emas, 5 perak dan 4 perunggu. “Pembangunan dan rehabilitasi rumah ibadah (masjid) terus dilakukan. Hingga tahun 2019, jumlah masjid sekira 106. 12 masjid diberikan bantuan sebesar Rp. 935 juta,” sebut Abu Hasan.

Selain itu, Buton Utara merupakan daerah yang sangat kaya akan ragam budaya. Dengan ungkapan Lipu Tinadeakono Sara mengandung makna yang artinya kampung yang dibangun dengan berdasarkan adat istiadat. Dengan berbagai ritual yang masih terus berlangsung hingga saat ini memaknai bahwa Butur merupakan daerah yang terus mempertahankan adat istiadat atau warisan leluhur. “Tradisi pesta panen atau bahasa daerahnya Haroano Tao tetap dipertahankan. Tradisi ini sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat akan berhasilnya pertanian. Ritual lainnya adalah perayaan hari hari besar Islam berupa Haroa dan sajian makanan dalam bentuk dulang dan pelaksanannya di malige,” tandasnya. (had/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy