160 Bapaslon Perseorangan Maju Pilkada – Kendari Pos
Politik

160 Bapaslon Perseorangan Maju Pilkada

Arief Budiman


KENDARIPOS.CO.ID — Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyerahkan Data Comma Separated Values (CSV) syarat dukungan bakal pasangan calon (Bapaslon) perseorangan kepala daerah pada Pilkada tahun 2020. Ketua KPU RI, Arief Budiman, menjelaskan tahapan yang dilalui bakal pasangan calon gubernur sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Nomor 15 Tahun 2019 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan gubernur, bupati dan wali kota tahun 2020.

“Penyerahan syarat dukungan bakal pasangan calon perseorangan gubernur dan wakil gubernur kepada KPU Provinsi telah berakhir pada 20 Februari 2020 pukul 24.00 waktu setempat,” kata Arief di kantor KPU, Jakarta, Jumat (21/2).


Dia menyebutkan ada dua bakal pasangan calon dari dua provinsi. Yakni Kalimantan Utara dan Sumatera Barat, yang menyerahkan syarat minimal dukungan ke KPU.

Lanjut Arief, yang menyerahkan syarat dukungan hanya dua pasangan, yaitu Abdul Hafid Achmad-Makinun Amin dari Provinsi Kalimantan Utara. Pasangan ini diterima karena memenuhi syarat minimal dukungan. Satu pasang lagi adalah Fakhrizal-Genius Umar dari Sumatera Barat. Pasangan ini, masih dalam proses penghitungan.Untuk dua bakal pasang calon tersebut, kata Arief, akan dilanjut ke tahap berikutnya. Yakni verifikasi administrasi, verifikasi faktual, dan rekapitulasi dukungan.

Jika dinyatakan memenuhi syarat dukungan, pasangan calon tersebut tinggal menunggu pendaftaran calon bersama dengan bakal pasangan calon dari partai politik. Namun, apabila belum memenuhi syarat, mereka harus memperbaiki berkas dukungan pada masa tahap perbaikan.

Arief memprediksi, sebanyak 160 bakal pasangan calon bupati dan wali kota berpotensi maju pada Pilkada 2020 lewat jalur perseorangan. “Sampai dengan Kamis (20/2), sebanyak 160 paslon sudah minta akun Silon dengan perincian 136 kabupaten dan 24 kota. Akan tetapi, kami belum bisa pastikan jumlah yang akan menyerahkan syarat dukungan minimal. Kami masih menunggu sampai 23 Februari 2020. Apakah 160 pasangan itu nanti akan betul-betul mengisi dukungannya,” lanjut Arief.

Dengan jumlah tersebut menunjukkan lebih dari 60 persen daerah yang ikut menggelar Pilkada berpotensi memiliki calon kepala daerah dari jalur perseorangan. “Nanti jumlah yang akan menjadi calon kepala daerah lewat jalur perseorangan tergantung pada tahapan verifikasi. Kita lihat apakah memenuhi syarat atau tidak,” ucapnya. (khf/fin/khf)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy