Virus Van-Now dan Cur-Up, Oleh : La Ode Diada Nebansi – Kendari Pos
Kolom

Virus Van-Now dan Cur-Up, Oleh : La Ode Diada Nebansi

La Ode Diada Nebansi (Direktur Kendari Pos)

KENDARIPOS.CO.ID — Adalagi penyakit baru. Geger secara massal. Mereka sebut penyebabnya: virus Corona. Berdasarkan pengalaman, pemerintah pastilah super serius membahas cara mengatasi dan media-media akan memberitakan korbannya di mana-mana.

Dalam hatiku, sebentar lagi, bayi sakit panas akibat tumbuh giginya akan berubah menjadi sakit corona. Demam karena randalo (bisul di selangkangan) kemungkinan juga akan disebut sebagai virus corona. Pokoknya, corona akan menggaung di mana-mana.
Setelah viral, muncullah vaksin corona.

Berdasarkan pengalaman, kemunculan penyakit baru pastilah disambut super serius. Pemerintah menyiapkan kewenangannya dan masyarakat cemas-cemas waspada. Ini berdasarkan pengalaman.

Lah, kalau berdasarkan pengalaman, tengoklah kemunculan virus SARS. Saat awal kemunculan SARS, kan geger di mana-mana. Terus, dimana SARS sekarang? Kenapa SARS tidak bertahan seperti panu, kadas, kurap? Terus, muncul lagi flu burung. Di mana-mana geger ketika muncul berita flu burung. Tak jarang, unggas yang masih sehat pun langsung dihindari pemiliknya karena saking takutnya terhadap flu burung.Sekarang, di mana ketakutan terhadap flu burung itu? Kenapa flu burung tidak bertahan seperti kadas kurap?

Nah, sekarang muncul virus corona. Kata sebagian pakar di media-media, virus corona ini masih lebih santun dibanding virus SARS. Ya,dari sisi medis, patutlah diantisipasi. Tapi, dari sisi pengalaman kemunculan penyakit baru dan menghilang hanya dalam satu periode waktu, rasa-rasanya, ndak perlulah ada kegelisahan di masyarakat.

Pengalaman selama ini, muncul penyakit baru, diberitakan di mana-mana. Tak lama setelah itu, muncul proyek vaksin dan penyakitnya menghilang. Ini artinya, terjadi hukum keseimbangan alam. Artinya, ada masalah, ada solusi. Dia buat masalah, kobuat solusinya.

Tapi yang mengherankan, kenapa penyakit panu kadas kurap sudah dibuatkan proyek vaksin tapi tetap saja bertahan. Kenapa kemunculan penyakit modern seperti SARS, MERC, FLU BURUNG, begitu muncul, dibuatkan vaksin, langsung menghilang, langsung angkat tangan menyerah dan dia berjanji: tidak akan muncul lagi.

Ataukah panu kadas kurap bisa dihilangkan jika namanya dibuat kebarat-baratan? Misalnya panu kita ganti namanya menjadi VAN NOW dan kurap kita ganti dengan CUR-UP. Ataukah kadas kurap bertahan karena tak lagi bisa dibuatkan proyek obat, oleh karena
masyarakat sudah mampu mengatasi panu dengan daun sabandara?

Penjelasan di atas ini boleh disebut anekdot. Boleh juga disebut sebagai triger untuk berpikir ke arah yang lebih analisis lagi. Ada apa dengan kemunculan hal-ahal aneh ini. Ada apa? Lalu muncullah pemikiran analisis seperti ini. Di suatu wilayah masyarakat, terkenal dengan kekebalan tubuhnya dari serangan penyakit tertentu. Ketika diteliti, ooh disana ternyata masyarakatnya saban hari mengonsumsi buah merah sehingga punya kekebalan tertentu. Dan, jadilah buah merah dibudidayakan dimana-mana.

Contoh kasus, masyarakat di suatu wilayah memiliki kekebalan tertentu dan setelah diteliti, ooohh karena saban hari mengonsumsi daun kelor dan jadilah kelor dibudidayakan dimana-mana. Artinya, mengonsumsi makanan yang dianjurkan akan melahirkan kekebalan, dan itu sudah diteliti.

Sementara yang belum diteliti adalah, kelompok masyarakat yang mengonsumsi makanan yang tak dianjurkan. Aapakah juga melahirkan kekebalan tubuh terhadap penyakit atau justru melahirkan penyakit baru?

Soal makanan ini, dalam agama saya, Islam, ada beberapa jenis yang diharamkan. Saya tidak tahu, apa yang terjadi jika larangan agama atau yang diharamkan terhadap sesuatu untuk dimakan, lalu dilanggar. Perlu diteliti, jangan sampai virus-virus baru ini muncul dalam kelompok masyarakat berhubungan sebab akibat dengan sesuatu yang diharamkan namun dikonsumsinya.(nebansi@yahoo.com)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy