Uji Kelayakan Cabup Muna, Golkar akan Tentukan Dua Nama

Ridwan menyebut Dewan Pimpinan Pusat (DPP) melalui Ketua Umum, Airlangga Hartarto belum menentukan dukungan partai Golkar secara resmi di Pilbup Muna. Namun meski demikian, sebagai mantan Bupati Muna dua periode, Ridwan tentu punya pandangan politik tersendiri. Salah satu isu yang menjadi perhatiannya ialah pembangunan dengan konsep berkelanjutan. Itu artinya, Ridwan ingin setiap bakal calon harus memiliki komitmen melanjutkan program pro rakyat yang telah berjalan sebelumnya.

“Kita butuh penyempurnaan. Program pro rakyat harus dilanjutkan karena pembangunan berkesinambungan itu penting. Jangan sampai setiap rezim pemimpin memilih berjalan sendiri-sendiri,” terangnya. Wakil Ketua Komisi V DPR RI tersebut menambahkan, baru dirinya yang berhasil menjabat dua periode selama pemilihan kepala daerah di Kabupaten Muna digelar secara langsung. Menurut dia, hal itu bukan saja menyangkut kekuasaan melainkan lebih jauh soal keberlanjutan program. Itulah pentingnya masyarakat perlu mengetahui komitmen setiap calon. “Dulu Baharuddin hanya satu periode. Sekarang apakah Rusman mampu dua periode atau tidak. Saya berharap dia (Rusman) bisa lanjut. Sekalipun jika dinilai tentu ada kekurangan tetapi kelebihannya juga banyak,” tambahnya. Ridwan mengakui masih menunggu instruksi resmi DPP. Namun ia sudah memastikan akan terlibat langsung dalam Pilbup Muna. Ia akan memberi arahan langsung kepada masyarakat agar memilih calon Bupati yang peduli dengan Muna. “Pada akhirnya saya akan turun langsung mengarahkan dukungan kepada calon yang pro rakyat. Kalau Rusman masih dianggap bagus, bisa saja masyarakat akan memilih dia lagi,” argumennya. (b/ode)

Facebooktwittermail

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.