Sultra Bisa jadi Lokomotif Ekonomi Baru Indonesia – Kendari Pos
Ekonomi & Bisnis

Sultra Bisa jadi Lokomotif Ekonomi Baru Indonesia

KENDARIPOS.CO.ID– Kondisi perekonomian Sultra tahun ini cukup baik. Tercatat, tumbuh sekitar 6 persen atau diatas pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya 5 persen. Hal itu terungkap dalam dialog bertajuk “Sultra Economic Briefing 2020” yang diadakan oleh eLFATA Institute.

Dimulai dari Ekonom dari Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK), Dr. Syamsul Anam Ilahi, SE., M.Ec, Dev. Ia optimis ekonomi Sultra bisa membaik kedepannya jika pemerintah tidak hanya mengandalkan hasil pertambangan sebagai salah satu sektor yang menopang ekonomi daerah. Melainkan ada sektor lain yang perlu digenjot seperti sektor pertanian, serta perikanan dan kelautan.

Foto bersama para pembicara dalam dialog bertajuk “Sultra Economic Briefing 2020” yang diadakan oleh eLFATA Institute.

“Saat ini sektor pertanian mengalami tekanan. Padahal sangat potensial. Saya harap pemerintah bisa menggenjot sektor tersebut supaya bisa lebih berperan. Ketimbang membangun infrastruktur yang tidak memberi impact langsung kepada sektor tersebut. Lebih baik lagi kalau membangun yang bisa mengakomodir atau menjangkau sektor pertanian,” paparnya.

Senada dengan itu, Ekonom Nasional yang juga pendiri eFATA Institute, Abdul Rahman Farisi mengungkapkan, Sultra bisa menjadi kekuatan baru ekonomi dunia jika ada kebijakan atau regulasi yang bisa mendorong ekonomi masyarakat. Maksudnya, pemerintah bisa menciptakan ekonomi baru (mendorong sektor riil) dan bisa mengkosolidasikannya.

Ir Hugua memberikan penjelasan dalam dialog bertajuk “Sultra Economic Briefing 2020” yang diadakan oleh eLFATA Institute.

“Jangan terlalu harap pada sektor pertambangan. Saat ini kalau bisa pemerintah punya alternatif memindahkan surplus dari sektor pertambangan ke sektor pertanian,” jelasnya.

Mewakili PJ. Sekda Sultra yang berhalangan hadir, Kabid Perencanaan Makro Bappeda Sultra, Ruslan mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Sultra sangat optimis Sultra bisa menjadi keuatan ekonomi baru di Indonesia. Mengingat, saat ini pihaknya sedang menggenjot berbagai pembangunan infrastruktur penunjang perekonomian.

Herry Asiku memaparkan materi dalam dialog bertajuk “Sultra Economic Briefing 2020” yang diadakan oleh eLFATA Institute.

Seperti ada Pembangunan RS Jantung berskala internasional, kemudian ada pembangunan Perpustakaan Digital terbesar serta pengerjaan Jalan poros Kendari – Toronipa. “Kalau akses maksyarakat bagus, ekonomi akan bagus. Dalam RPJMD 2019 – 2023 kami prioritaskan pembangunan infrastruktur,” terangnya.

Hal yang sama disampaikan Komisaris Bank Sultra LM. Rahmat. Menurutnya, sebagai Bank kebanggaan masyarakat Sultra, pihaknya siap mengakomodir siapa saja yang ingin berperan untuk membangun Sultra. Mulai dari pembuninaan, pendampingan maupun pembiayaan.

Wakil Ketua DPRD Sultra, H. Hery Asiku juga optimis, ekonomi Sultra bisa berkembang dan membaik kedepannya asalkan penerintah harus tanggap dengan perkembangan jaman saat ini. “Harus ada green desain, pemerintah harus lakukan itu. Anak muda Sultra juga harus kreatif dan inovatif,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Utama Kendari Pos Irwan Zainuddin menuturkan, Sultra bisa maju jika pemerintah dalam hal ini Sultra harus mandiri. Ia mencontohkan, saat ini pada sektor pertambangan yang merupakan salah satu sektor yang mendorong PDRB Sultra harus punya kuasa atau berperan dalam mengatur investor asing yang bakal berekspansi di Sultra.

“Bahkan kalau perlu, pemerintah bisa mengelolah sendiri hasil alamnya atau seperti yang tertuang dalam Pasal 33 dimana bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai atau dikelolah oleh negara. Ada Perusda dan BUMD saya kira lebih menguntungkan kalau mereka yang berperan,” paparnya.

Bukan hanya itu kata Irwan, pemerintah juga perlu memberikan pendampingan kepada anak muda agar bisa menjadi startup. “Paradigma berpikir anak muda kita tidak boleh berorientasi menjadi ASN, melainkan bisa menjadi pengusaha baru Indonesia yang berbasis digital,” tuturnya.

Hadir pula dalam briefing kali ini, Anggota DPR RI Komisi II Ir. Hugua. Mantan Bupati Wakatobi dua periode itu optimis, Sultra bisa jadi lokomotif ekonomi baru di Indonesia jika ada hubungan yang baik antara pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian dengan pemerintah daerah dalam hal ini pemerintaj provinsi dan pemerintah kota/kabupaten. Mulai dari penganganggaran sehingga tercipta pembangunan yang merata. “Kalau pembangunan merata pasti ekonomi akan tumbuh,” ujarnya.”Pariwisata juga perlu didorong, sektor riil dan penciptaan tenaga kerja,” tambahnya. (ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy