Sudah 80 Orang Meninggal Akibat Virus Corona, Mahasiswa Kendari Takut Terjangkit – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Sudah 80 Orang Meninggal Akibat Virus Corona, Mahasiswa Kendari Takut Terjangkit

KENDARIPOS.CO.ID — Hingga saat ini, korban meninggal akibat virus corona di China terus bertambah. Otoritas China mengatakan korban tewas melonjak menjadi 80 usai 24 orang kembali meninggal di Hubei. Dikutip dari dari AFP, Senin (27/1/2020), saat ini total kasus virus corona terus meningkat dan telah mencapai 2.744 kasus. Merebaknya virus Corona membuat khawatir sejumlah pelajar asal Indonesia tak terkecuali dari Kota Kendari.

Apalagi saat ini pemerintah Cina telah menutup tempat-tempat wisata dan sistem transportasi umum 14 kota di China, dalam upaya untuk menghentikan penyebaran virus misterius yang mematikan. Selain itu juga akses untuk mendapatkan bahan makanan mulai sulit, sebab kekhawatiran pelajar yang tengah menuntut ilmu disana adalah bahan makanan yang ada di pasar rentan terkontaminasi, olehnya itu mereka lebih memilih untuk berbelanja di super market.

Salah satu mahasiswa asal Kota Kendari yang tak ingin disebutkan namanya ini masih berada di China tepatnya di Nanjing atau berjarak sekitar 536,4 km dari Wuhan bercerita perihal kondisi terkini yang tengah terjadi disana. “Kalo kampusku baik-baik, tapi memang sudah tidak boleh sembarangan keluar masuk kampus kecuali urusan mendadak, terus kita juga sudah di perhatikan sama KJRI jadi alhamdulillah,” jelasnya, Senin (27/1/2020).

Lanjutnya, rekan-rekannya sesama mahasiswa asal Kendari disana mulai khawatir akan merebaknya virus tersebut, pasalnya penyebaran yang cepat ditambah gejala yang muncul terkadang tak disadari sebab indikasinya akan terlihat seperti demam biasa. “Takut sebenarnya karena terjangkitnya cepat dengan gejala-gejala yang biasa terjadi kayak demam batuk flu begtu habis itu sesak napas, apalagi di daerahku Nanjing sudah 7 orang yang confirmed atau terkena virus Corona” tambahnya.

Ditanya terkait rencana pulang ke Indonesia, ia dan rekan-rekannya masih bingung, sebab selain pertimbangan akses juga ada pertimbangan masa libur perkuliahan yang relatif pendek. “Mau pulang tapi tidak berani juga karena akses ke bandara juga kan ngeri, kalo memang libur ini ditambah saya ingin balik ke Indonesia,” bebernya. Dirinya juga menyebut kondisi terkini di Nanjing mulai sepi aktivitas warga sekitar selain masih dalam suasana Imlek juga ditambah dengan rasa khawatir warga setempat akan virus Corona ini. (IS/KP)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy