Puskesmas di Kendari Waspada Virus Corona, Warga Dilarang Makan Ular dan Kelelawar – Kendari Pos
Metro Kendari

Puskesmas di Kendari Waspada Virus Corona, Warga Dilarang Makan Ular dan Kelelawar

KENDARIPOS.CO.ID — Virus corona telah menjadi momok. Kota Kendari mulai meningkatkan pencegahan ancaman penyakit yang berasal dari Kota Wuhan, China itu. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendari mengintruksikan seluruh Puskesmas mengamati pasien berpotensi gejala virus corona.
Kepala Dinkes Kendari, Rahminingrum Pujirahayu mengungkapkan virus corona dapat diketahui dengan gejala seperti demam tinggi hingga 38 derajat, batuk, pilek ,dan sesak napas. Olehnya itu, ia meminta kepada puskesmas mengantisipasi pasien yang mengalami gejala-gejala tersebut.

“Kami sudah menginstruksikan kepada seluruh Puskesmas untuk mengambil langkah-langkah antisipasi,mewaspadai pasien-pasien dengan gejala batuk, pilek, demam tinggi, dan sesak napas,” ungkapnya, Selasa (28/1). Sebagai upaya kewaspadaan terhadap menyebarnya virus itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Bandara udara Halu Oleo untuk memasang alat thermo scanner atau pemindai suhu tubuh penumpang, sejak November 2019, terutama penumpang yang berstatus tenaga kerja asing yang didominasi dari China.

“Thermo scanner saat ini dioperasikan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kendari. Sejak dipasang nya thermo scanner hingga 27 Januari 2020, belum ada laporan bahwa ada warga yang terjangkit corona, baik dari warga lokal maupun TKA di Sultra,” tuturnya. Rahminingrum menghimbau kepada masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan tidak mengonsumsi hewan liar khususnya ular dan kelelawar. “Warga Kendari terkhusus, kalau menderita demam, batuk, pilek, atau sesak napas segera memerikasa kepelayanan kesehatan” tambahnya. (idh/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy