Produksi Aspal Buton Minim : Dari 41 IUP, Hanya 6 yang Aktif – Kendari Pos
Metro Kendari

Produksi Aspal Buton Minim : Dari 41 IUP, Hanya 6 yang Aktif

KENDARIPOS.CO.ID — Pemanfaatan aspal Buton untuk membangun jalan-jalan di Sultra belum maksimal. Produksinya masih minim, dari 41 Izin Usaha Pertambangan (IUP) aspal, hanya enam yang aktif melakukan aktivitas produksi. Pemprov Sultra mengevaluasi IUP untuk melakukan optimalisasi produksi aspal Buton.

“Kita akan panggil pemiliknya. Kalau memang belum rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) tahun 2020. Maka akan segera dilaporkan ke Gubernur untuk dievaluasi. Kalau memang tidak bisa dioptimalkan, dicabut IUPnya,”tegas Plt Kepala Dinas ESDM Sultra, Buhardiman saat Ngobrol Kinerja (Ngoki) bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sultra, di Kantor ESDM Sultra.

Kata Buhardiman, sesungguhnya optimalisasi produksi aspal di Sultra telah tertuang dalam Perda nomor 2 tahun 2016. Ini sudah tiga tahun berlaku. “Kita berharap Perda yang sudah ditetapkan oleh Pemprov, ditindaklanjuti oleh pemerintah kabupaten/kota. Sehingga paket pekerjaan di provinsi maupun kabupaten menggunakan aspal Buton. Ini fungsi Perdanya,”jelasnya.

Ia meminta pemegang IUP agar aktif melaksanakan kegiatan produksi. Jangan punya IUP tapi enggan produksi, artinya menghalangi orang lain yang ingin produksi. Katanya, pemegang IUP punya alasan untuk tidak memproduksi aspal dengan banyak. Salah satunya pemerintah provinsi, kabupaten dan kota belum melakukan memorandum of understanding (MoU) tentang jumlah aspal yang harus disiapkan. “Sebab mereka juga tidak mau produksi kalau tidak ada kesiapan pasar. Nanti barangnya mubazir,”terangnya.

Pemprov harus menetapkan kuota produksi. Dengan begitu, produsen akan memproduksi sesuai kuota yang dibutuhkan. “Berdasarkan data yang ada kurang lebih hampir 300 ribu ton kapasitas produksi per tahun. Jadi kalau permintaanya banyak bisa produksi lebih dari pada itu. Tapi kalau permintaanya kurang tidak mungkin mau stok yang produksi,”jelasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Sultra Hado Hasina meminta pemerintah kabupaten/kota untuk mengunakan aspal Buton dalam melakukan perbaikan jalan. Negara luar dan beberapa daerah di Indonesai banyak menggunakan aspal di Pulau Buton. Jadi, tidak ada alasan Sultra tidak menggunakan aspalnya sendiri. Di Sultra yang menggunakan aspal Buton 100 persen yaitu Kabupaten Buton dan Buton Utara. (rah)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy