Pimpinan Ponpes Ihya’ Assunnah Kolaka Sebut Diintimidasi

Mardin More membantah tudingan Sutamin. Dirinya tidak pernah mengancam dan intimidasi ke Sutamin. Mardin bersama putranya ke Pondok Pesantren Ihya’ Assunnah Kolaka yang terletak di Kelurahan 19 November, Kecamatan Wundulako untuk meninjau kondisi tanah miliknya. Namun, saat itu seorang santri terlihat mengambil gambar. Saat ditegur, santri mengaku mengambil gambar karena disuruh pimpinan pondok.

“Makanya kami datangi pimpinannya yaitu Sutamin di halaman pondok. Karena dia tidak mau turun ketemu kita dan hanya berbicara dari jauh maka kami bawa dia ke tempat yang lebih baik untuk berbicara agar tidak mengganggu aktivitas para santri di pesantren yaitu di Pos TNI AL,” ujar Mardin.

“Adapun tanah yang diklaim Sutamin itu adalah tanah saya. Dulu saya serahkan sertifikat kepada Sutamin untuk meyakinkan donatur agar mau membantu pembangunan. Sebab donatur mau membantu kalau lokasi itu jelas. Terkait dana yang dia transferkan ke saya itu adalah biaya pembangunan. Karena saya saat itu sebagai pendiri dan pemilik yayasan maka saya juga wajib untuk membiayai pembangunan. Jadi tidak benar kalau ada penyerahan secara paksa,” jelas Mardin.

Letkol Ahmad Faisal juga membantah jika dirinya dikatakan mengintimidasi dan melakukan pengancaman. “Kami hanya bawa saja ke pos biar diskusinya lebih baik. Terkait pistol yang saya pegang di pinggang itu hanya kebetulan saja diperbaiki karena saat itu longgar dan jangan sampai jatuh. Itu juga bukan senjata api, tapi softgun dan saat itu saya tidak bawa peluru. Jadi tidak benar kalau ada pengancaman atau penodongan. Terkait letusan di Pos TNI AL itu juga bukan suara tembakan, tapi itu sepertinya bunyi petasan anak-anak yang bermain di sekitar pos,” tuturnya.

Letkol Ahmad Faisal mengaku sangat dirugikan dengan adanya video tersebut. Kata dia pihaknya akan memperkarakan penyebar video tersebut. “Video itu menyudutkan kami dan instansi kami. Untuk itu, kami berencana melaporkan balik penyebar video tersebut dengan aduan pencemaran nama baik,” pungkasnya.

Laman: 1 2 3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *